BerandaEventICST 2017 Lahirkan Deklarasi Yogyakarta

ICST 2017 Lahirkan Deklarasi Yogyakarta

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan International Conference on Sustainable Tourism 2017 yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2017 di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Acara ini diikuti sekitar 300 peserta dengan pembicara kelas internasional, seperti Dirk Glaesser (Director for Sustainable Development of Tourism UNWTO), Prof. Chris Cooper (Department of Business and Management Oxford Brookes University UK), Randy Durband (GSTC Chief Executive Officer), Mari Elka Pangestu (Presiden United in Diversity), dan Hermawan Kertajaya (Pendiri dan Chairman MarkPlus Inc.).

BACA JUGA:  BTN Jakarta Wedding Festival 2023 Resmi Dibuka, Targetkan Rp500 Miliar Transaksi

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan salah satu komitmen Kementerian Pariwisata dalam menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, mengatakan, konferensi International Conference on Sustainable Tourism 2017 merupakan tindak lanjut dari kegiatan Indonesia Sustainable Tourism Award 2017.

“International Conference on Sustainable Tourism 2017 juga menjadi wadah bagi semua destinasi untuk berbagi pengalaman dalam penerapan pariwisata berkelanjutan,” kata Dadang.

Kegiatan ini akan melahirkan berbagai rumusan, di antaranya Deklarasi Yogyakarta untuk Pariwisata Berkelanjutan, serta strategi rencana agenda dan rencana aksi untuk percepatan penerapan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

BACA JUGA:  Indonesia Internasional Wedding Festival 2019 Gunakan Tiga Hall

Dalam rangkaian konferensi juga dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara Kementerian Pariwisata dengan 11 pemerintah kabupaten/kota dan universitas yang akan menjadi dasar bagi pembentukan Pusat Monitoring Observatorium Pariwisata Berkelanjutan. Selain itu, ada juga penandatanganan Komitmen Bersama dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengenai Pembangunan Industri Pariwisata Berkelanjutan agar mengacu pada prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan.

BACA JUGA:  Menutup Akhir Tahun, Halal Fair Series Hadir dengan Skala Lebih Besar

Frans Teguh, Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata, menambahkan, dalam kegiatan ini juga diluncurkan Forum Wonderful Indonesia Sustainable Tourism Observatory (WINSTO), Forum Sustainable Tourism Destination (STD), dan Indonesia Sustainable Tourism Dashboard.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik terselenggaranya ICST yang baru pertama kali digelar ini. Ia mengatakan percepatan penerapan pariwisata berkelanjutan akan memberikan manfaat yang besar pada pariwisata Indonesia.

“Terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas lingkungan,” ujar Arief Yahya.

spot_img
spot_img

IIPE 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Produk Gratis dari Ratusan Peserta Lokal dan Internasional

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi dibuka hari ini, 4...

Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 Hadirkan 115 Brand

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International...

The Grove Suites by Grand Aston Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia melalui Inisiatif CSR yang Bermakna

Jakarta, Venuemagz.com -- The Grove Suites by Grand Aston memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia melalui...

Konferensi Internasional Mengenai Pariwisata Berkelanjutan akan Digelar di Yogyakarta

Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Badan Pariwisata Dunia (UNWTO), Global Sustainable Tourism Council, SECO...