Diikuti 200 Peserta, Kebun Raya Challenge: 75K Perketat Protokol Kesehatan

Friday, 25 September 20 Bonita Ningsih
Mitra Natura Raya
Ecodome, salah satu wahana di Kebun Raya Bogor.

Penggiat sepeda tanah air akan dimanjakan dengan acara Kebun Raya Challenge: 75K yang diadakan secara semi-virtual. Acara persembahan Dyandra Promosindo ini akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan bersepeda dengan jarak 75 km menuju Kebun Raya Bogor.

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, mengatakan, dilaksanakannya acara ini di Kebun Raya Bogor lantaran tempat ini bersih, sehat, dan tertata rapi sehingga dapat menunjang pelaksanaan kegiatan ini secara fisik.

Dalam acara ini, Dyandra Promosindo menggandeng berbagai komunitas sepeda untuk memeriahkan acara perdana ini. Adhitya Nuswandana, penggiat olahraga sepeda Komunitas Blackdogs.cc & Bintaro Loop, mengatakan bahwa Kebun Raya Challenge: 75K menjadi acara yang ditunggu-tunggu oleh penggiat sepeda Tanah Air. Pasalnya, sejak pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia, semua acara bersepeda harus ditunda hingga tahun depan.

“Kalau tidak ditunda di tahun depan, event yang seharusnya dilakukan secara offline harus dialihkan ke virtual. Beberapa ide juga sudah kita garap, salah satunya dalam melaksanakan event ini yang kita buat semi-virtual agar tidak ada penumpukan peserta,” jelas Adhit.

Dengan dukungan dari berbagai penggiat dan komunitas sepeda, diharapkan acara ini mampu mendatangkan 200 peserta yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Terdapat tiga titik lokasi yang telah disiapkan pihak penyelenggara bagi peserta yang ingin memulai perjalanannya ke Kebun Raya Bogor, yakni di Bentara Budaya Jakarta, McDonald’s Bintaro Tangerang Selatan, serta Decathlon Summarecon Bekasi.

“Kita coba untuk mengejar target peserta di angka tersebut karena acara ini merangkul semua jenis sepeda. Tidak hanya dari pesepeda road bike, tetapi sampai jenis sepeda lipat juga dapat ikutan,” dia menambahkan.

Dengan target peserta mencapai angka ratusan, pihak penyelenggara akan memperketat protokol kesehatan di lokasi finish, yaitu Kebun Raya Bogor. Hasan Holindra, Project Officer Kebun Raya Challenge: 75K, mengungkapkan, pihaknya juga akan memastikan seluruh peserta dalam keadaan sehat saat mengikuti kegiatan ini.

“Kita akan memastikan bahwa seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Kami juga mengimbau agar mereka selalu mengikuti protokol kesehatan selama perjalanan,” ucap Hasan.

Sementara untuk protokol kesehatan yang harus ditaati saat berada di lingkungan Kebun Raya Bogor ialah pengecekan suhu dengan batas maksimal 37,3 derajat, physical distancing kurang lebih satu meter, peraturan antrean sesuai dengan jarak yang ditentukan, mengimbau pengunjung untuk menghindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan, mewajibkan pengunjung untuk cuci tangan di area yang disediakan, menutup mulut saat batuk atau bersin, wajib menggunakan masker, dan masing-masing orang wajib membawa hand sanitizer. Selain itu, peserta juga wajib membawa alat-alat pribadi untuk menghindari pemakaian bersama dan melakukan salaman dengan lambaian tangan.

Ke depannya, acara ini akan digelar secara berkesinambungan dengan memanfaatkan tiga Kebun Raya lainnya yang dikelola Dyandra Promosindo. Hasan mengungkapkan, Kebun Raya Challenge: 75K akan dibuat secara berseri di tahun 2021.

Sementara itu, Hendra berharap agar acara ini dapat berkembang ke depannya dan memberikan aura positif di tengah pandemi. Acara ini juga dianggap sebagai salah satu inisiatif terbaik karya anak bangsa karena mampu menyelenggarakan kegiatan bersepeda secara semi-virtual di tengah pandemi.

“Tetapi, tetap, kami tidak ingin mengambil risiko yang terlalu besar sehingga event ini harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Saya harap, semua pihak yang mengikuti acara ini dapat mengikuti protokol yang sudah disebutkan tadi,” kata Hendra.