Peserta Kebun Raya Challenge: 75K Diajak Menjelajahi Kebun Raya Bogor

Thursday, 24 September 20 Bonita Ningsih
kebun raya bogor

Kebun Raya Challenge: 75K garapan Dyandra Promosindo akan menjadi acara spesial bagi pesepeda di tengah pandemi ini. Selain dapat mengikuti acara bersepeda secara fisik, Kebun Raya Challenge: 75K, juga menghadirkan program Tour De’ Kebun Raya Bogor (Tour KRB).

“Sesampainya garis finish di Kebun Raya Bogor, peserta akan diarahkan menuju Taman Gunting. Di sana, mereka akan mendapatkan refreshment berupa makanan sehat dari partner kami,” ujar Rudi MF, General Manager Dyandra Promosindo.

Sambil menikmati hidangan, peserta dapat mengambil medali dan merchandise official dari pihak penyelenggara dan Kebun Raya Bogor. Di area Taman Gunting, peserta juga dapat merasakan pengalaman baru dengan melakukan test ride motor listrik yang ramah lingkungan dari brand terbaik. Selain itu, pihak penyelenggara juga akan menampilkan berbagai brand sepeda terbaru di area tersebut.

“Setelah itu, kami akan mengajak para peserta untuk Tour KBR, yakni tur sehat berkeliling di Kebun Raya Bogor,” Rudi menambahkan.

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, mengungkapkan, Tour KBR akan menjadi program yang paling ditunggu karena banyak aktivitas menarik di dalamnya. Lokasinya yang sejuk dan bersih diharapkan dapat memberikan semangat yang lebih bagi para peserta untuk mengikuti kegiatan ini.

“Selama ini, orang hanya tahu kalau Kebun Raya Bogor sebagai tempat piknik. Padahal, ada banyak aspek yang dapat digali di dalamnya, seperti konservasi, informasi terkait tumbuhan, cerita mitos, hingga mistis,” ujar Kohen, begitu sapaan akrab Hendra.

Hasan Holindra, Project Officer Kebun Raya Challenge: 75K, menjelaskan, ada empat lokasi yang akan dikunjungi melalui kegiatan Tour KBR. Lokasi pertama yang akan dikunjungi ialah Makam Belanda yang di dalamnya terdapat puluhan makam orang penting saat zaman Hindia Belanda.

Kemudian, berjalan ke arah Taman Meksiko yang di dalamnya terdapat spesies tumbuhan iklim kering yang ditata menyerupai habitat aslinya. Di sana, para peserta akan diberikan informasi terkait tanaman kaktus seperti sejarah masuknya kaktus ke Indonesia, dan lain sebagainya.

“Sama seperti di lokasi sebelumnya, di sini kita juga akan mengajak pesepeda untuk foto-foto,” Hasan menambahkan.

Lokasi selanjutnya ialah pohon jodoh yang memiliki banyak mitos di dalamnya. Para peserta juga akan diberikan edukasi terkait sejarah pohon jodoh yang berupa dua pohon beringin. Lalu, lokasi terakhir yang akan dikunjungi ialah Taman Astrid, salah satu tempat favorit masyarakat saat mengunjungi Kebun Raya Bogor. Taman ini menyajikan berbagai aneka flora dari berbagai dunia yang tentunya familiar bagi masyarakat Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat dinikmati pada 31 Oktober 2020 dengan biaya pendaftaran Rp300.000 per orang. Pendaftaran akan dibuka pada 5 Oktober dan ditutup pada 25 Oktober 2020.