BerandaEventEkonomi Syariah Mampu Tingkatkan Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi

Ekonomi Syariah Mampu Tingkatkan Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi

Published on

spot_img
spot_img

Kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ketujuh akan digelar pada 27 hingga 31 Oktober 2020 secara virtual. Sebelum memulai kegiatan tersebut, pihak penyelenggara melakukan serangkaian acara, seperti webinar, modest fashion, dan lain sebagainya. ISEF terselenggara dari wujud nyata konsistensi Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta seluruh pihak terkait dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (EKSyar) nasional.

Sebagai salah satu rangkaian acaranya, pada 16 Agustus 2020, Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Halal Lifestyle Center mengadakan sebuah webinar dengan tema “Global Halal Consumer Trend”. Webinar ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara dengan partisipan yang juga tersebar dari beberapa negara di dunia.

Prijono, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap perekonomian dunia. Menurutnya, ekonomi dunia berjalan dengan lambat sehingga berpengaruh juga terhadap perekonomian di Indonesia.

BACA JUGA:  ISEF 2023 Hadirkan 793 Peserta Pameran dari 20 Negara

“Mulai dari maskapai penerbangan, hotel, restoran, hingga event, semuanya terkena dampak dengan adanya pandemi ini. Apalagi, saat pandemi ini masuk ke Indonesia pada Maret 2020, perekonomian kita langsung melambat,” ungkap Prijono.

Meski demikian, Prijono meyakini bahwa masalah tersebut dapat diatasi dengan mengedepankan industri halal di Indonesia. Menurutnya, selama pandemi ini banyak masyarakat yang mencari produk halal karena dinilai memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa produk halal yang saat ini menjadi incaran masyarakat ialah makanan, minuman, hingga kosmetik berlabel halal.

“Selama pandemi ini, saya melihat produk makanan dan minuman halal mengalami kenaikan. Kemudian disusul dengan produk-produk halal lainnya,” dia menambahkan.

Selain itu, satu alternatif lain dalam meningkatkan perekonomian Indonesia pasca COVID-19 ialah melalui ekonomi dan keuangan syariah. Meskipun dalam penerapannya, ia mengaku, masih harus diakselerasi lebih baik lagi agar visi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia dapat segera tercapai.

BACA JUGA:  Java Jazz Festival Kolaborasi dengan Pemerintah

Melihat kondisi tersebut, Bank Indonesia sebagai pihak penyelenggara optimistis bahwa ISEF 2020 dapat berjalan dengan baik dan turut andil membantu perekonomian negara pasca-pandemi COVID-19. Beberapa kegiatan terkait industri halal akan terselenggara di ISEF 2020, seperti webinar, konferensi virtual, workshop, talk show, business coaching, business matching, tabligh akbar, kompetisi, fashion show, hingga pertunjukan budaya.

“Ini sebuah transformasi terbaru dari ISEF, yakni diselenggarakan secara virtual. Kita lakukan ini karena kita melihat Indonesia memiliki potensi yang bagus dalam industri halal karena banyak komunitas yang terlibat di dalamnya,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Sapta Nirwandar, Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center dan Indonesia Tourism Forum, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan ISEF 2020 yang digelar secara virtual. Pasalnya, pandemi ini menyulitkan masyarakat di berbagai belahan dunia untuk berkumpul dalam sebuah perhelatan acara besar seperti ISEF. Bahkan, beberapa negara membuat aturan yang ketat untuk melindungi warganya agar tidak terpapar virus COVID-19 dengan cara menutup akses pariwisatanya.

“COVID-19 ini memang memberikan dampak terhadap pariwisata dunia, saat ini palingan yang difokuskan hanya pariwisata domestik. Jadi, memang sudah saatnya kita beralih ke virtual,” ucap Sapta.

Menurutnya, teknologi menjadi sebuah jawaban yang tepat untuk menyelenggarakan sebuah acara di tengah pandemi COVID-19. Oleh karenanya, setiap orang diminta untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru agar tidak terpuruk dalam situasi saat ini.

spot_img

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Kolaborasi ISEF dan HEI 2023 Perkuat Akselerasi Industri Halal Indonesia di Pasar Internasional

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) kembali terselenggara untuk ke-10 kalinya pada 25-29 Oktober 2023...

ISEF 2023 Hadirkan 793 Peserta Pameran dari 20 Negara

Bank Indonesia bersama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya kembali menyelenggarakan Indonesia Sharia Economic Festival...

Indonesia Sharia Economic Festival dan Halal Expo Indonesia Digelar Bersamaan

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 kembali akan digelar pada 25-29 Oktober 2023 di...