BerandaEventFGD Expo 2015 Menargetkan Transaksi Rp100 Miliar

FGD Expo 2015 Menargetkan Transaksi Rp100 Miliar

Published on

spot_img

Perkembangan industri kreatif Indonesia mulai berkembang secara signifikan dan semakin beragam yang akhirnya mampu membentuk pasar sendiri, baik di dalam maupun di luar negeri. Kondisi tersebut secara signifikan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian yang juga kian besar, tak hanya mendatangkan devisa dan mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi juga membuka lapangan pekerjaan. Karena itulah, FGD Forum menyelenggarakan FGD Expo.

Pada hari ini (6/8), FGD Expo 2015 resmi dibuka dan berlangsung hingga tanggal 9 Agustus 2015 di Hall A dan B Jakarta Convention Center. Pameran dua tahunan ini hadir dengan mengusung tema “Tech Provoke“. Danton Sihombing, Chairman FGD Forum, menyatakan bahwa provokasi positif terhadap pola pandang, pola pikir, dan pola tindak yang terkait dengan pesatnya teknologi dapat memengaruhi efektivitas, efisiensi, dan produktivitas usaha di industri kreatif.

BACA JUGA:  Kerja Sama Untuk Memulihkan Pariwisata Indonesia

FGD Expo telah hadir selama 12 tahun, dimulai pertama kali pada tahun 2013 di Semanggi Expo. Pada tahun ini, FGD Expo 2015 menggunakan lahan 12.000 meter persegi, serta menghadirkan 130 perusahaan dan menargetkan 50.000 buyer. “Untuk target transaksi, kami menargetkan akan terjadi transaksi sekitar Rp100 miliar selama empat hari pameran. Target transaksi ini sama dengan transaksi yang terjadi pada FGD Expo 2013, yakni sekitar Rp100 miliar. Namun, pada 2013 perekonomian sedang bagus, dan tahun ini perekonomian sedang turun, karena itu kami realistis target transaksi pada 2015 sekitar Rp100 miliar,” ujar Danton.

BACA JUGA:  Big Bad Wolf 2017 Hadir 280 Jam Non Stop

FGD Expo merupakan pameran yang mengusung empat pilar dalam industri kreatif, yakni printing, packaging, promotion, dan publishing. Sigit Pramono, Ketua Umum Perbanas, menyatakan bahwa industri kreatif akan menjadi tumpuan di masa depan. “Sumbangan industri kreatif terhadap perekonomian telah mencapai 6,3 persen GDP yang mencapai Rp104,73 triliun,” ujar Sigit Pramono.

“Rata-rata pertumbuhan di sektor kreatif ini sekitar tujuh hingga 10 persen pada tahun 2000 hingga 2015,” ujar Faisal Basri, ekonom Indonesia.

BACA JUGA:  Kegiatan MICE Menjadi Pertolongan Pertama Pariwisata Indonesia

Tak hanya memamerkan mesin-mesin cetak dan kertas-kertas untuk percetakan, FGD Expo 2015 juga mengusung program-program edukasi yang dikemas dalam sebuah wadah bernama FGD University. FGD University tidak hanya menyasar para pelaku industri grafika, tapi juga bagi masyarakat umum dan para pelajar. Di FGD University ini berbagai informasi terbaru yang terkait dengan industri grafika dan industri kreatif dihadirkan dalam sebuah kelas.

Penulis: Harry Purnama

Pekan Halal Indonesia 2026 Hadir Perdana dengan Empat Pameran Lainnya

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti akan menyelenggarakan Pekan Halal Indonesia (PHI) untuk pertama...

The Slate Phuket Targetkan 20 Persen Tamu MICE

Phuket, Venuemagz.com – Pada 2024, Phuket dikunjungi lebih dari 11 juta wisatawan mancanegara, naik...

SCREENVERSE, Platform Terintegrasi untuk Akselerasi Ekonomi Kreatif

Jakarta, Venuemagz.com - Di tengah akselerasi ekonomi kreatif nasional yang makin menunjukkan tren positif,...

World Conference on Creative Economy 2026 Hadirkan Peserta dari 80 Negara

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan The 5th World Conference...

Pekan Halal Indonesia 2026 Hadir Perdana dengan Empat Pameran Lainnya

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti akan menyelenggarakan Pekan Halal Indonesia (PHI) untuk pertama...

The Slate Phuket Targetkan 20 Persen Tamu MICE

Phuket, Venuemagz.com – Pada 2024, Phuket dikunjungi lebih dari 11 juta wisatawan mancanegara, naik...

SCREENVERSE, Platform Terintegrasi untuk Akselerasi Ekonomi Kreatif

Jakarta, Venuemagz.com - Di tengah akselerasi ekonomi kreatif nasional yang makin menunjukkan tren positif,...