BerandaEventFood and Hotel Indonesia 2019 Tampilkan Tren Baru di Sektor Kuliner dan...

Food and Hotel Indonesia 2019 Tampilkan Tren Baru di Sektor Kuliner dan Perhotelan

Published on

spot_img

Pameran kuliner dan perhotelan terbesar di Indonesia, Food & Hotel Indonesia 2019, akan memasuki edisi ke-15. Acara ini akan berlangsung mulai 24 Juli 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Diselenggarakan oleh Pamerindo Indonesia, pameran dua tahunan yang digelar empat hari ini menampilkan berbagai inovasi kuliner dan perhotelan, yang membangun preferensi konsumen Indonesia terhadap perkembangan tren sektor terkini. Acara ini akan menjadi wadah untuk lebih dari 1.300 peserta pameran, serta menghubungkan lebih dari 30.000 pembeli dari 38 negara. Merek terkenal yang akan berpartisipasi antara lain GEA, Manitowoc, Frymaster, Carpigiani, Rasional, UNOX, King Koil, Schott Zwiesel, JVD, M&K, dan Raptor.

“Menghubungkan distributor, end-users, serta pakar di industri, kami mengumpulkan inisiatif menghadapi berbagai tantangan utama di industri makanan dan perhotelan Indonesia saat ini. Dengan pengalaman 28 tahun, pameran yang digelar setiap dua tahun ini akan konsisten menghadirkan evolusi pelayanan hotel serta teknologi kuliner berkelanjutan untuk memperkuat perekonomian Indonesia di pasar global,” kata Astied Julias, Direktur Acara Food & Hotel Indonesia.

BACA JUGA:  Indonesia Agriculture Week 2018 Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia

Stefu Santoso, Ketua Asosiasi Culinary Professional (ACP) Indonesia, mengatakan, permintaan comfort food dalam kemasan diperkirakan akan menguasai sektor di Indonesia. “Tantangannya, bagaimana menjaga kualitas produk agar tetap segar dan enak walaupun disimpan cukup lama. Karenanya, agar bisnis kuliner dapat berjalan optimal, kita perlu mengintegrasikan sistem dengan inovasi pengemasan agar proses manual yang mahal dapat diatasi,” ujar Stefu Santoso.

BACA JUGA:  IIMS Garage Balikpapan 2025 Wadah Interaktif Pelaku Industri Otomotif

Stefu menambahkan, untuk mengatasi tantangan,  kita perlu meningkatkan fokus pada tren industri terbaru, seperti blast chiller untuk pendinginan makanan cepat saji, kompor multifungsi seperti combi oven, dan teknologi baru untuk pengemasan dan food safety. “Dengan aplikasi teknologi multifungsi yang baru, kita dapat menerapkan efisiensi proses kuliner, yang akan berdampak pada pertumbuhan bisnis baru yang signifikan,” tambah Stefu.

Sektor pariwisata Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan tertinggi dalam perekonomian di seluruh negara G20, apalagi setelah pemerintah mengumumkan target baru untuk mencapai 20 juta pengunjung asing pada tahun 2020. Sebuah penelitian oleh Marketline (2018) menambahkan, industri perjalanan dan pariwisata Indonesia diperkirakan akan mencapai US$88,5 miliar pada tahun 2022, dengan peningkatan substansial sekitar 38,3 persen sejak 2017.

BACA JUGA:  IFRA Virtual Expo Diperpanjang Hingga Akhir September 2020

Salah satu asosiasi utama di pameran, Jakarta Hotel Association (JHA), menambahkan beberapa tren perhotelan yang perlu diantisipasi dengan strategi baru di tahun ini. “Seiring dengan kuatnya sektor perhotelan serta bertambahnya berbagai properti baru di Indonesia, kami akan terus konsisten terhadap berbagai fasilitas dan teknologi baru di pelayanan hotel, termasuk mendukung akomodasi ramah lingkungan untuk para pelancong. Sangat penting bagi perusahaan perhotelan untuk terus mengikuti dan fleksibel terhadap tren terkini, khususnya demi memenuhi dan memuaskan ekspektasi pengunjung yang terus berubah,” ujar Richard Mau, Ketua JHA.

Diselenggarakan pada 24-27 Juli 2019, acara ini juga akan menghadirkan eksekutif dan asosiasi utama yang mengulas berbagi pengetahuan tentang teknologi terbaik di industri makanan dan perhotelan melalui berbagai sesi seminar dari para pemain industri terkemuka.

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...