Big Bad Wolf Bandung Berikan Diskon 80 Persen

Friday, 21 June 19 Harry Purnama
Big Bad Wolf Bandung

Setelah sukses diadakan di Jakarta pada bulan Maret, serta berkat tingginya permintaan dan antusias masyarakat pada tahun 2019 ini, bazar buku Big Bad Wolf akan diadakan di tujuh kota besar di Indonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Karena itu, PT Jaya Ritel Indonesia untuk pertama kalinya menghadirkan bazar buku Big Bad Wolf di Bandung untuk memberikan bahan bacaan yang baik dan bermutu bagi masyarakat Bandung dan sekitar.

Big Bad Wolf Bandung akan diselenggarakan pada 28 Juni hingga 8 Juli 2019 di Mason Pine Kota Baru Parahyangan. Jutaan buku akan digelar selama 24 jam non-stop dengan penawaran diskon mulai dari 60 persen hingga 80 persen untuk semua buku internasional.

Kesadaran mengenai pentingnya mengenalkan budaya membaca kepada masyarakat menjadi semangat Big Bad Wolf untuk terus menggalakkan bazar ini. Bazar Buku Big Bad Wolf diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menyebarluaskan wawasan ilmu pengetahuan dan mendorong literasi. Dengan hadirnya bazar buku Big Bad Wolf di setiap kota yang akan didatangkan, diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat di Indonesia. Berbagai macam buku turut didatangkan, mulai dari buku anak-anak, referensi, hobi, desain grafis hingga deretan novel karangan penulis terbaik di dunia.

Berdasarkan survei dari Central Connecticut State University mengenai Most Literate Nations in the World, Indonesia menempati peringkat ke-60 dari total 61 negara, posisi itu persis di bawah Thailand dan di atas Botswana. UNESCO juga pernah mengungkapkan bahwa persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen, artinya dari 10.000 orang Indonesia, hanya 1 orang yang senang membaca.

Uli Silalahi, Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, mengatakan, kalau dilihat dari data memang minat baca di Indonesia masih sangat rendah. Salah satu penyebab rendahnya minat baca anak adalah keterbatasan akses pada buku bacaan serta kurangnya variasi buku yang membuat anak tertarik untuk membaca. Minat membaca yang tinggi pun menjadi tidak berarti tanpa adanya tempat dan bacaan yang menarik.

“Untuk itu kami merasa tergerak dan terus mengupayakan agar masyarakat Indonesia mendapatkan peluang untuk memperoleh buku bacaan yang berkualitas, dengan adanya bazar buku Big Bad Wolf kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencerdaskan bangsa melalui membaca karena buku adalah jendela dunia,” ujar Uli Silalahi.

Bazar buku Big Bad Wolf selalu konsisten untuk meningkatkan minat baca, terutama di kalangan anak-anak. Tahun ini, Big Bad Wolf mempersembahkan “Buku Ajaib” yang menggunakan teknologi Augmented Reality (AR). Augmented Reality sendiri adalah penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata yang bersifat interaktif secara real time. Dengan adanya teknologi Augmented Reality, anak-anak dapat berinteraksi dengan karakter di dalam buku. Hal ini baik untuk mengembangkan imajinasi pada anak-anak. Terdapat 13 judul Buku Ajaib, 11 buku tersebut berbahasa Inggris dan dua di antaranya berbahasa Indonesia.

Buku ini hanya terdapat eksklusif di Big Bad Wolf Indonesia. Setiap judul buku ini juga mengajak anak-anak untuk belajar sekaligus bermain, anak-anak dapat merasakan pengalaman unik menyaksikan karakter favorit mereka menjadi hidup. Dengan bantuan aplikasi, anak- anak dapat bermain sambil belajar dan melakukan aktivitas, seperti membaca, mewarnai, menghitung, menikmati musik dan masih banyak lagi.

“Sebagai institusi perbankan yang juga peduli pada bidang pendidikan anak-anak Indonesia, BCA kian menyadari bahwa kebiasaan membaca buku adalah kunci penting untuk membentuk sebuah bangsa yang kreatif. Terbiasa untuk membaca, maka kita juga terbiasa untuk berimajinasi, banyak pengetahuan dan ilmu baru. Ditambah lagi dengan persaingan global saat ini yang begitu ketat, kebiasaan membaca sejatinya harus dipupuk sejak dini,” ujar I Ketut Alam Wangsawijaya, Senior Vice President Transaction Banking Business Development BCA.

Ketut menambahkan, untuk semakin meramaikan penyelenggaraan Big Bad Wolf Bandung 2019, BCA menawarkan banyak promo-promo menarik yang bersifat cashless, seperti dengan Kartu Kredit dan Debit BCA berbasis chip, Flazz, dan Sakuku. Dengan Kartu Kredit dan Debit BCA berbasis chip, pengunjung dapat memperoleh cashback hingga Rp500.000. Tentunya, hal ini diharapkan dapat memberikan kepuasan bagi pengunjung, utamanya nasabah BCA yang hadir di Big Bad Wolf Bandung.

Untuk mewujudkan minat membaca sejak dini dan akses buku yang luas bagi semua kalangan, termasuk yang berada di pelosok Tanah Air, Big Bad Wolf memiliki program CSR yang bernama “Red Readerhood”. Program ini mengajak para pengunjung yang hadir untuk menyebarkan kegembiraan membaca buku untuk sesama dengan cara mendonasikan buku-buku yang mereka beli di corner Red Readerhood, buku-buku ini akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

Dengan program Red Readerhood ini Big Bad Wolf bersama dengan FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Abri dan TNI Polri), dan Alusi Tao Toba telah berhasil menyebarkan buku ke pelosok Indonesia, seperti ke PAUD-PAUD, masyarakat sekitar Danau Toba, dan pulau-pulau kecil di Sulawesi.  Bazar buku Big Bad Wolf berkomitmen untuk bisa selalu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, melalui kegiatan donasi buku ini diharapkan buku-buku yang didonasikan dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan.

Bazar buku Big Bad Wolf pertama kali dimulai di Kuala Lumpur pada tahun 2009. Buku-buku yang disediakan merupakan buku-buku baru yang dibeli langsung dari penerbit-penerbit di Inggris, Amerika Serikat, dan Eropa, yang kemudian dijual di Asia Tenggara dengan diskon 60-80%.