BerandaEventIFEX 2018 Bidik Transaksi Rp13,5 Triliun

IFEX 2018 Bidik Transaksi Rp13,5 Triliun

Published on

spot_img
spot_img

HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia) bersama Dyandra Promosindo mengumumkan akan menggelar IFEX 2018 (Indonesia International Furniture Expo) pada tanggal 9-12 Maret 2018 di JIExpo Kemayoran. Pameran mebel dan kerajinan terbesar di Indonesia itu akan menargetkan transaksi sebesar US$1 miliar atau setara dengan Rp13,5 triliun—nilai transaksi yang sama dengan pencapaian IFEX 2017.

Bernadus Arwin, Wakil Ketua Umum Bidang Pemasaran dan Promosi HIMKI, mengatakan, target transaksi bukanlah hal terpenting dalam pameran ini, tapi yang terpenting adalah bagaimana Indonesia International Furniture Expo bisa mendatangkan banyak buyer ke IFEX 2018.

BACA JUGA:  Garuda Indonesia Online Travel Fair Berikan Diskon Hingga 80 Persen

Indonesia International Furniture Expo 2018 akan diikuti sekitar 500 perusahaan dalam dan luar negeri, serta ditargetkan dapat mendatangkan sekitar 20.000 buyer dari dalam dan luar negeri. Sementara itu, perhelatan Indonesia International Furniture Expo 2017 dikunjungi 11.225 buyer, dengan jumlah buyer terbesar berasal dari Cina, Australia, Amerika Serikat, India, dan Belanda.

BACA JUGA:  Berburu Properti secara Virtual di Property Fiesta Virtual Expo 2020

Bernadus menjelaskan, IFEX 2018 ingin memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi eksportir mebel dan kerajinan di Indonesia. “Selain mereka harus promosi lewat media digital, tetapi juga lebih efektif apabila dilakukan promosi langsung melalui pameran seperti IFEX 2018. Mebel tidak bisa langsung dibeli, sebab mebel perlu sentuhan dan kepercayaan kualitasnya. Dengan berpameran, para buyer bisa melihat langsung produk yang dijual oleh para perajin,” ujar Bernadus.

BACA JUGA:  Desain Furnitur Modern Kontemporer jadi Incaran Pembeli Luar Negeri

Panggah Susanto, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, mengatakan, pasar potensial terbesar untuk industri mebel dan kerajinan adalah Cina, terutama untuk penggunaan bahan baku dari Indonesia. “Mereka impor bahan baku mebel dari Indonesia lebih dari Rp53 miliar setiap tahunnya,” ujar Panggah.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

Transaksi IFEX 2018 Meningkat 14 Persen

Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2018 kembali mencatat kesuksesan. Sebanyak 12.000 buyer dari...

Desain Furnitur Modern Kontemporer jadi Incaran Pembeli Luar Negeri

Produk-produk furnitur dan kerajinan Indonesia yang mengedepankan desain modern dan kontemporer menjadi incaran para...

HIMKI Gelar Roadshow Sosialisasi IFEX 2018

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) kembali bersiap menggelar pameran mebel dan kerajinan...