HomeEventIndonesia Fashion & Craft Expo 2017 Target Transaksi Rp15 Miliar

Indonesia Fashion & Craft Expo 2017 Target Transaksi Rp15 Miliar

Published on

spot_img

Untuk kedelapan kalinya, PT Debindo Multi Expo kembali menyelenggarakan pameran Indonesia Fashion & Craft Expo 2017. Acara ini digelar pada 19 hingga 23 Juli 2017 di Lobby Area dan Assembly  Hall Jakarta Convention Center. Indonesia Fashion & Craft Expo 2017 diadakan untuk meningkatkan produk dalam negeri yang berorientasi mengutamakan ekspor untuk Tekstil dan Produk Tekstil (TPT).

Rizal Adiputra, General Manager PT Debindo Multi Expo, mengatakan, Indonesia Fashion & Craft Expo 2017 menghadirkan ragam produk batik dan fashion. Di atas lahan seluas 4.000 meter persegi, para pengunjung akan menemui produk terbaru mulai dari kain batik ,kain tenun, pakaian, aksesori, hingga tas. Selain itu, pada acara ini juga akan ada fashion show setiap hari. Yang pasti, pameran Indonesia Fashion & Craft Expo 2017 menjadi wadah bagi pelaku usaha di industri kerajinan untuk mengembangkan bisnisnya.

BACA JUGA:  IIMS 2018 akan Gunakan Gedung Baru JIExpo

“Di pameran ini memang kita harapkan pasca-Lebaran bisa menjadi tempat surga belanja yang strategis sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Rizal.

(Baca juga: APKASI Otonomi Expo 2017 Mendorong UMKM Daerah agar Lebih Maju)

Pada acara ini, panitia mengangkat busana etnik dengan beragam motif dari kain-kain yang disediakan dari seluruh daerah di Indonesia. Aneka produk unggulan kerajinan dan fashion dari Pekalongan, Madura, Jepara, Garut, Solo, Palembang, hingga Sumba ditawarkan di pameran ini dengan harga sekitar Rp50.000 hingga jutaan rupiah. Selain itu, program pendukung yang dihadirkan adalah talk show serta lomba model busana etnik untuk anak-anak.

BACA JUGA:  Toraja and Beyond Tourism Week Hasilkan Program #TorajaPariwisataBangkit

“Para pengunjung juga tidak dikenakan biaya masuk, tinggal belanja,” kata Reza.

Rizal mengatakan, untuk kali ini kebanyakan peserta yang ikut berasal dari Solo, karena memang produksi batik dari sana begitu banyak. Dari 230 peserta yang berpartisipasi, sekitar 50 peserta berasal dari Solo. Rizal mengatakan, jumlah peserta pada tahun ini menurun karena disebabkan kondisi tertentu dan bermunculannya pameran sejenis.

BACA JUGA:  Potensi Besar Wisata Halal di Jawa Timur

Perhelatan Indonesia Fashion & Craft Expo 2017 diikuti 230 peserta dengan target 22.000 hingga 23.000 pengunjung serta transaksi Rp15 miliar. Pada tahun lalu, pameran ini diikuti 300 peserta dengan dikunjungi 21.000 orang serta menghasilkan transaksi Rp14 miliar.

Singapura Targetkan Pertumbuhan Berkualitas Hingga 2040

Filipina, Venuemagz.com – Singapura menyambut 16,9 juta wisatawan internasional sepanjang tahun 2025, atau naik...

Lorin Hotels Group Perkuat Sinergi, Umumkan Ekspansi Properti Baru di Jakarta dan Bogor

Jakarta, Venuemagz.com - Lorin Hotels Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu operator hotel...

Hotel Santika Banyuwangi Hadirkan KURMA, Paket Buka Puasa Bertema East Street Food

Banyuwangi, Venuemagz.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Hotel Santika Banyuwangi kembali menghadirkan program...

The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel Bersihkan Area Pantai Segara Ayu

Bali, Venuemagz.com — Untuk menunjukkan komitmen bersama terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial,...