BerandaEventIndonesia Siap Jaring Wisatawan Lebih Banyak di ITB India 2025

Indonesia Siap Jaring Wisatawan Lebih Banyak di ITB India 2025

Published on

spot_img

Venuemagz.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta kembali mempromosikan wisata Indonesia ke mata dunia. Kali ini dibuktikan dengan mengikuti ITB India yang digelar pada tanggal 2-4 September 2025 di Jio World Convention Centre, Mumbai. 

ITB India merupakan pameran dagang (trade show) dan business-to-business (B2B) yang dirancang untuk menghubungkan para pelaku wisata dunia. Paviliun Wonderful Indonesia hadir dalam pameran dagang internasional tersebut dengan menampilkan sejumlah destinasi unggulan tanah air.

Beberapa destinasi yang ditampilkan adalah 10 Destinasi Prioritas mencakup Danau Toba, Belitung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi, Likupang, Morotai, Raja Ampat, Gili Trawangan, Labuan Bajo. Ada juga tiga Destinasi Regenerative yakni Bali, Jakarta, dan Batam. 

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan telah menyiapkan 20 peserta dari Indonesia yang juga menjadi seller dalam pameran ini. Seller dari Jakarta berjumlah 7 orang dan 13 lainnya dari Bali. Mereka semua menghadirkan paket wisata berbasis alam, budaya, dan pengalaman mendalam.

BACA JUGA:  Kemenpar Desak Pelaku Penyedia Akomodasi Pariwisata Lakukan Perizinan

Tak hanya berjualan, Paviliun Wonderful Indonesia, juga menghadirkan aktivitas unik dengan meracik jamu modern oleh Acaraki. Peracikan dilakukan secara langsung dan interaktif setiap harinya dengan menonjolkan konsep wellness.

Ratusan pengunjung berkesempatan mencicipi jamu yang baru diracik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pengunjung juga diajak untuk ikut andil dalam melakukan aktivitas kreatif seperti mengarsir dan menatah batik. 

“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wellness tourism yang didukung oleh kekayaan tradisi pengobatan kuno seperti jamu, dan keindahan alam yang mendukung relaksasi dan kebugaran,” kata Made dalam keterangan persnya. 

Gelar Business Matching

Sebelum mengikuti ITB India, Kemenpar telah sukses menghadirkan Business Matching di dua kota utama India. Pada tanggal 27 Agustus kegiatan ini sukses digelar di Kolkata kemudian disusul Bengaluru pada 29 Agustus 2025.

BACA JUGA:  Kemenpar Sebut Kunjungan Wisman Meningkat, Tren Perjalanan Luar Negeri Menurun

Masing-masing pertemuan menghadirkan 29 seller Indonesia yang secara khusus membawa tawaran paket wisata ke buyer. Terdapat 500 buyer dari pelaku pariwisata di India yang telah disiapkan untuk menjadi pembeli potensial. 

Made mengatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membuka peluang kemitraan baru serta memperkuat minat pasar India terhadap produk wisata Indonesia. Acara ini diorganisir oleh Messe Berlin Asia Pacific dan dijadikan platform utama bagi penetrasi pasar India serta Asia Selatan.

Event ini menjadi magnet penting bagi industri pariwisata global, mempertemukan pelaku dari sektor MICE, Leisure, Corporate, hingga Travel Technology,” ungkap Made. 

India Pasar Strategis

Hadirnya pelaku pariwisata Indonesia di event-event tersebut bukan tanpa alasan. India dinilai Made sebagai salah satu pasar wisatawan mancanegara dengan pertumbuhan tercepat di dunia. 

Pada 2024, India mencatat rekor tertinggi dalam perjalanan internasional. Hal ini didorong oleh pertumbuhan kelas menengah serta semakin luasnya konektivitas global. 

BACA JUGA:  Hiburan Tak Terbatas di IIMS 2020

“Potensi ini diperkirakan akan terus meningkat dengan proyeksi mencapai 29 juta perjalanan internasional pada 2025 dan nilai pasar outbound hingga 62 miliar dolar AS pada 2026,” kata Made. 

Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara I, Dedi Ahmad Kurnia, menambahkan bahwa saat ini pasar Indonesia menunjukkan peran penting terhadap pariwisata Indonesia. Sepanjang 2024, India menempati posisi ke-6 dalam daftar wisatawan mancanegara terbanyak ke Indonesia, dengan total kunjungan mencapai 710.688 wisatawan. Melihat tren tersebut, Indonesia menargetkan 800.000 kunjungan wisatawan India pada 2025.

“India adalah pasar yang sangat potensial bagi pariwisata Indonesia. Melalui ITB India, kami tidak hanya memperkuat citra Wonderful Indonesia, tetapi juga memastikan Indonesia hadir sebagai destinasi utama pilihan wisatawan India di tahun-tahun mendatang,” jelas Dedi. 

spot_img

Pameran Wedding Marriott Bonvoy Tawarkan Hadiah Utama Rp500 Juta

Jakarta, Venuemagz.com - Weddings by Marriott Bonvoy: Indonesia Showcase 2026 akan kembali hadir di...

Nawana by Alana Menjadi Brand Terbaru dari Archipelago International

Jakarta, Venuemagz.com -- Archipelago International pada 10 April 2026 memperkenalkan brand baru sekaligus hotel...

Pasar MICE Melemah, Hotel Mulai Fokus ke Paket Staycation

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah Indonesia terus melakukan efisiensi anggaran pada tahun ini guna menjaga...

Kemitraan Strategis Perdana antara Singapore Tourism Board dengan Ciputra Group

Surabaya, Venuemagz.com— Singapore Tourism Board (STB) dan Ciputra Group mengumumkan kemitraan strategis selama satu...

BBWI Travel Fair 2026 Catatkan Potensi Transaksi Hampir Rp1 Miliar

Jakarta, Venuemagz.com - Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair telah sukses digelar pada...

BBWI Travel Fair Jadi Wadah Strategis untuk Dorong Perjalanan Wisatawan Nusantara 

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah bersama industri akan menghadirkan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel...

Perkuat MICE Indonesia Melalui Event AIME Melbourne 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah terus berkomitmen untuk memperkuat pasar Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions...