Jakarta, Venuemagz.com – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) mencatat sekiranya ada 10 event besar di Jakarta dan sekitarnya harus ditunda. Hal ini dikarenakan adanya gelombang unjuk rasa hingga kerusuhan yang terjadi di Indonesia termasuk Jakarta sejak akhir Agustus 2025 silam.
“Total ada 10 event yang menyatakan untuk mengundurkan pelaksanaan event di tengah situasi ini. Tidak hanya minggu ini, tetapi sejumlah event di minggu depan juga sudah ada yang reschedule,†kata Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI, saat dihubungi tim venuemagz.com melalui saluran telepon.

Saat ini, ASPERAPI baru mencatat event-event skala besar di tiga venue besar Jakarta saja yang mengalami penundaan akibat kerusuhan ini. Tiga venue tersebut adalah Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, dan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.
“Kalau kita lihat sebenarnya lokasi ICE itu jauh dari titik kerusuhan, tetapi, event juga kena pembatalan. Mungkin karena pemerintah memutuskan siaga 1 di beberapa titik Jakarta dan sekitarnya sehingga event di sana pun terdampak,†ungkap Andre begitu sapaan akrabnya.
Berikut ini sejumlah event yang melakukan penjadwalan ulang berdasarkan data dari ASPERAPI, yaitu:
- JIExpo

1. China International E-Commerce Industry Expo & Indonesia 2025 dengan organizer Surya Dirgantara Sukses. Pameran yang direncanakan hadir pada 3-5 September 2025 harus mengalami penundaan dalam waktu yang belum ditentukan.
2. Indonesia Technology and Innovation (INTI) 2025 dengan organizer Inti Indonesia Makmur. Pameran ini semula dijadwalkan pada 2–4 September 2025 harus mengalami penundaan dalam waktu yang belum ditentukan.
- JICC

1. â Kriyanusa 2025 yang semula dijadwalkan pada 3-7 September 2025 memutuskan untuk membatalkan pemerannya tahun ini. Pameran yang dipersembahkan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini akan hadir pada tahun depan tanggal 26-30 September 2026.
2. â MTQ International Tunanetra merupakan event garapan PT. Argo Pesona Indah yang direncanakan hadir pada 3 September 2025.
3. 2025 RX Huabo Asia Gift Fair Indonesiaâ merupakan event yang dibuat PT. Maison Events Indo dan direncanakan hadir pada 11-13 September 2025.
4. â JITEX sebuah pameran internasional produk dan UKM lokal dijadwalkan akan hadir pada 17-21 September 2025. Pameran ini diorganisir oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta.
5. PERSAMI Jakarta Halal Festival juga mengalami perubahan jadwal yang semula 12-14 September 2025 menjadi 14-16 November 2025. Festival ini diorganisir oleh Persatuan Saudagar Muslimah Indonesia.
- ICE

1. â â Homedec 2025 merupakan pameran renovasi rumah dan interior yang diorganisir oleh Citra Inovasi Sinergi. Pameran ini direncanakan hadir pada 4-7 September 2025 dan harus mengalami penundaan dalam waktu yang belum ditentukan.
2. Bridestory 2025 merupakan pameran pernikahan yang dipersembahkan oleh organizer Satsenu Sinergi Indonesia. Pameran ini semula digelar pada tanggal 4-7 September 2025 dan mengalami perubahan jadwal menjadi 2-5 Oktober 2025.
3. â Indonesia International Pet Expo (IIPE) mengalami perubahan jadwal yang semula tanggal 5-7 September menjadi 31 Oktober-2 November 2025. Pameran yang berkaitan dengan hewan peliharaan ini diorganisir oleh Temali Indonesia.
“Untuk saat ini, data yang kita ambil baru dari Jakarta saja. Alasannya simple karena 70 hingga 80 persen pameran Indonesia berada di Jakarta sehingga ini yang menjadi perhatian khusus kita. Daerah lainya mungkin ada, tapi, pasti jumlahnya kecil tidak sebanyak Jakarta,†ujar Andre.
Meski demikian, Andre, belum bisa menghitung berapa potensi kerugian (potential loss) yang diterima dari penundaan pameran-pameran tersebut. Pihaknya masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data dari masing-masing event organizer (EO) mengingat kejadian ini baru saja terjadi.
“Saya rasa masih terlalu dini bahas kerugian ini karena para EO juga masih pusing memikirkan pamerannya. Mereka pasti banyak melakukan ganti rugi dan biaya lainnya dengan ditundanya pameran ini. Tetapi, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa dapatkan angka kerugiannya,†tutupnya.




