BerandaEventIni Tema-Tema Menarik ITB Berlin 2016

Ini Tema-Tema Menarik ITB Berlin 2016

Published on

spot_img

Pada 9-11 Maret 2016, sekitar 400 pengusaha dan pakar wisata akan berkumpul di ITB Berlin Convention guna membahas tren dan best practices dalam industri pariwisata. Pada hari pertama, ITB Destination Day akan diisi oleh Hon. Moosa Zameer, Menteri Pariwisata Maladewa. Negara kepulauan di Samudra Hindia itu merupakan mitra ITB Berlin pada tahun ini.

Di hari yang sama, Taleb Rifai, Sekretaris Jenderal Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB (UNWTO) akan mempresentasikan tema Autentifikasi dan Keberlanjutan Pariwisata di Kawasan Asia. Dalam presentasinya nanti, Rifai akan menjadikan Kayah State, Myanmar, sebagai studi kasus.

BACA JUGA:  Outdoor Terbaik Indonesia Ada di INDOFEST 2020

Selain Rifai, Gerd Muller, Federal Minister of Economic Cooperation and Development, juga akan memperkenalkan paper seputar Travel for ONE WORLD yang berfokus pada pariwisata berkelanjutan dan faktor sukses mengembangkannya di negara berkembang. Diskusi pada hari pertama akan difokuskan pada pengaruh politik terhadap industri pariwisata dan bagaimana mengoordinasikan proyek pembangunan yang disponsori negara dan industri pariwisata.

Diskusi lain yang diprediksi akan mendapatkan sorotan adalah ITB Future Day yang menghadirkan Gunther H. Oettinger, Komisaris Ekonomi Digital dan Society Uni Eropa. Oettinger dipastikan akan membahas mengenai mega tren digitalisasi yang memengaruhi perekonomian dan industri pariwisata global.

BACA JUGA:  Borobudur Marathon 2020 Nekat Digelar di Tengah Pandemi

Sementara itu, Hans-Werner Sinn, Presiden ifo Institut-Leibniz-Institut fur Wirrschaftsforschung, Universitas Munchen, akan merilis data World Economic Outlook 2016 terkait perkembangan ekonomi global. Dalam presentasi tersebut, Sinn akan menjelaskan dampak pelemahan ekonomi Cina, pertumbuhan negara-negara BRIC (Brasil, Rusia, India, dan Cina), dan penguatan ekonomi Eropa.

Pada 11 Maret 2016, akan ada ITB Marketing and Distribution Day di mana Toshiba akan mendemonstrasikan robot humanoid bernama ChihiraKanae yang dapat berbicara dalam bahasa Jepang, Cina, dan Inggris. Robot ini juga dapat menggerakkan tubuh, mengubah ekspresi, mengenal wajah, dan menunjukkan emosi. Pada hari terakhir, Doug Lansky, jurnalis wisata, dan Ted Sullivan, Vice President of Tourism and Resort Analytic ADARA akan berdiskusi mengenai dampak wisata digital di masa depan.

BACA JUGA:  Sambut Lima Tahun Beroperasi, HARRIS Vertu & YELLO Hotels Harmoni Hadirkan Fashion Show dan Pertunjukan Musik

Penulis: Siska Maria Eviline

spot_img
spot_img

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

The Grand Platinum Jakarta Rayakan Hari Jadi Pertama

Jakarta, Venuemagz.com – Juni tahun ini, The Grand Platinum Jakarta merayakan hari jadinya yang...

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...