BerandaEventKomunitas Salihara Art Center dan ARCOLABS Gelar Workshop Video Stop Motion

Komunitas Salihara Art Center dan ARCOLABS Gelar Workshop Video Stop Motion

Published on

spot_img

Komunitas Salihara Art Center bersama ARCOLABS akan menggelar workshop “Diam-Diam Bergerak” yang merupakan sebuah lokakarya untuk belajar dan berkreasi dengan membuat video stop motion dari benda-benda di rumah. Workshop yang akan digelar pada 21 November 2020 ini masuk ke dalam proyek seni media baru “Across Senses” yang akan terselenggara hingga 2021.

Workshop ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan tanpa perlu ada keahlian khusus. Diselenggarakan melalui aplikasi Zoom, workshop ini bukan hanya sekadar kegiatan mengisi waktu luang, tetapi juga upaya mengasah kreativitas dan menghidupkan keterampilan baru di tengah pandemi.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno: 60 Ribu Tiket MotoGP Hari Ketiga Sudah Habis Terjual

Para peserta workshop cukup mengunduh aplikasi Stop Motion Studio yang sudah tersedia di Google Play Store dan Apple Store. Setelahnya, peserta perlu menyediakan satu atau dua benda yang mampu digerakkan seperti action figure atau boneka.

Kegiatan ini mengajak seseorang untuk menciptakan karya animasi dengan keterbatasan ruang gerak. Para peserta juga dilatih untuk menciptakan karya stop motion sederhana menggunakan benda-benda yang ada di rumah dan membuat sebuah latar secara kreatif. Melalui kegiatan ini, orang awam akan merasa menjadi animator, meskipun hanya pada masa pandemi.

BACA JUGA:  Rekor! IIMS 2026 Hadirkan Komunitas Terbanyak Sepanjang Sejarah

Workshop ini akan dipandu oleh Alfi Zachkyelle, seseorang yang selama dua dekade ini aktif membuat komik, mengadakan pameran, dan mengajar komik di sejumlah universitas hingga sekolah seni di Indonesia. Pada tahun 2012, bersama istrinya Mey Zachkyelle, ia mendirikan Kampoong Monster Studio, sebuah laboratorium kreatif yang berfokus pada produksi dan pengelolaan kekayaan intelektual. Karya-karya yang dihasilkan berkaitan dengan desain karakter dan konten kreatif, seperti produksi TV/film, komik, animasi, mainan, game, dan cosplay.

“Salah satu cara menciptakan karya animasi dengan keterbatasan ruang gerak ialah melalui cara stop-motion. Proses yang dibutuhkan sangat efektif dan efisien sehingga dapat dilakukan sendiri oleh orang-orang,” ungkap Alfi.

BACA JUGA:  Paviliun Ahmad Djuhara Hadir di ARCH:ID 2023

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...

IGF 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lelang Alat Golf dan Clearance Sale

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com — Indonesia Golf Festival (IGF) resmi digelar untuk kedua kalinya di...