Panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE ini menekankan pada penerapan prosedur standar pelaksanaan kegiatan MICE yang aturan teknis spesifiknya akan disesuaikan dengan panduan yang dibuat oleh asosiasi dan industri MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Panduan ini merupakan panduan operasional dari Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang diturunkan pada pelaksanaan kegiatan MICE di Indonesia. Ketentuan yang termuat dalam panduan ini juga mengacu pada protokol dan panduan yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia, World Health Organization (WHO), Travel & Tourism Council (WTTC), serta asosiasi MICE nasional dan internasional, seperti ICCA, UFI, AIPC, serta ASPERAPI.
Selain konvensi, juga berlangsung pameran yang diisi oleh 10 UMKM terpilih yang menjual produk-produk unggulannya dengan transaksi secara digital atau touch less menggunakan kode QR.
Konsep pelaksanaan konvensi tersebut sekaligus menjadi aktivitas untuk mempraktikkan pelaksanaan kegiatan MICE sesuai dengan substansi yang dituangkan pada panduan untuk pelaksanaan konvensi maupun pameran.
Sesuai rencana timeline dari penyusunan panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Kegiatan Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) yang telah dipersiapkan, setelah konvensi penyempurnaan rancangan panduan ini selesai dilaksanakan, maka akan dihasilkan panduan dalam bentuk handbook dan video simulasi.
Video dan handbook ini dapat digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi-sosialisasi di destinasi MICE yang sudah siap. Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan, mengharapkan seluruh stakeholders MICE yang bergabung dalam konvensi panduan ini dapat bersatu dan berkolaborasi memberikan new insights dalam penyempurnaan dan pemahaman substansi rancangan panduan ini sehingga sektor MICE kembali siap dan mampu bangkit kembali untuk memacu pertumbuhan dan kreativitas yang lebih baik dari sebelumnya.






