Tangerang, Venuemagz.com — Pameran ASTINDO Travel Fair 2026 resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa pada 6 Februari 2026. Pameran wisata terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 8 Februari 2026 di Hall 1 ICE BSD City, sebagai bagian dari rangkaian BCA Expoversary 2026, dengan dukungan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Official Bank Partner dan BCA Insurance sebagai Official Insurance Partner.
Pada acara ini, sejumlah paket wisata dan tiket pesawat dengan harga promo ditawarkan kepada para pengunjung. Selain itu, produk-produk pendukung wisata juga dihadirkan, seperti koper, tas, hingga modem internet.
Mengusung tema “Discover The World, One Gate At A Time“, pada acara ASTINDO Travel Fair 2026 ini para pengunjung juga bisa menemukan langsung informasi wisata dari negara-negara tetangga, seperti Filipina, Macao, Korea Selatan, dan Malaysia.
Secara keseluruhan, pameran ASTINDO Travel Fair 2026 diikuti oleh 31 travel agent, 21 maskapai penerbangan, 8 National Tourism Organizations, dan 14 travel related products & services.
Pauline Suharno, Ketua Umum ASTINDO, mengatakan, sejumlah promo menarik dihadirkan pada acara ASTINDO Travel Fair 2026 ini, antara lain cashback Rp1,690 juta dengan kartu kredit BCA Masterclass World, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, cashback Rp500.000 menggunakan Paylater BCA, cashback Rp690.000 dengan kartu kredit BCA, cashback 100 persen untuk penukaran AMEX Membership Rewards Points, serta gratis travel insurance dari BCA.
Wamenpar Ni Luh Puspa mengatakan, “Acara ini menjadi platform yang menghubungkan wisatawan dengan beragam produk wisata.”
Ni Luh Puspa menambahkan, sepanjang 2025 Indonesia menerima kunjungan 15,39 juta wisatawan mancanegara, atau tumbuh sekitar 10,8 persen dibandingkan pencapaian 2024. Selain itu, di pasar domestik juga terjadi 1,2 miliar pergerakan wisatawan, atau tumbuh 17,55 persen dari tahun 2024.
Sektor pariwisata Indonesia juga mendapat pengakuan dunia internasional, dengan diterimanya 144 penghargaan internasional bagi Indonesia maupun pelaku usaha pariwisata di Indonesia.
“Namun, konektivitas masih jadi tantangan. Oleh karena itu, kita kerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan untuk mengatasinya,” ujar Ni Luh Puspa.
Sejalan dengan program pemerintah “Bangga Berwisata di Indonesia”, ASTINDO Travel Fair 2026 menghadirkan berbagai promosi paket wisata domestik dari tur operator anggota ASTINDO yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Kementerian Pariwisata turut berpartisipasi dengan menghadirkan produk-produk unggulan pariwisata Indonesia melalui booth #DIINDONESIAAJA, serta memfasilitasi pelaku industri dalam mempromosikan destinasi dan atraksi wisata nasional.

“Kami berharap ASTINDO Travel Fair dapat membantu para exhibitor untuk mengembangkan bisnis mereka, memperluas pasar, menampilkan produk unggulan, mengeksplorasi peluang baru, serta menjadi platform edukasi bagi para pelanggan. Sejalan dengan arahan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, para exhibitor kami juga mengembangkan produk-produk pariwisata yang mencakup wisata bahari, wisata kebugaran, wisata ramah muslim, serta desa wisata,” ujar Pauline.





