Pameran Exotic NTT Hadir di Mal Gandaria City Jakarta

Friday, 15 October 21 Bonita Ningsih

Untuk pertama kalinya, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), menggelar pameran wisata bertajuk Exotic NTT, Flores, Beyond Your Imagination. Pameran ini digelar pada 15-17 Oktober 2021 berlokasi di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan.

Exotic NTT merupakan sebuah pameran wisata yang bertujuan untuk mengingatkan kembali produk-produk pariwisata dari Nusa Tenggara Timur. Tak hanya wisata, pameran ini juga memperkenalkan produk ekonomi kreatif dari dari Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan sekitarnya kepada masyarakat urban Jakarta.

Hasil ekraf khas NTT ditampilkan dalam sebuah stan pameran yang didukung oleh para UMKM daerah sekitar. UMKM tersebut memproduksi bermacam produk ekraf seperti akesoris, kain tenun, hingga kuliner.

Selain itu, ada juga booth Travel Fair Corner yang menampilkan para pelaku usaha di Labuan Bajo dan sekitarnya. Stan tersebut menawarkan jasa penginapan hingga jasa tur ke berbagai pulau di sekitar Labuan Bajo.

BACA JUGA:   Jawa Tengah Meeting And Incentive Forum Kembali Digelar

Para pengunjung juga dapat menemukan pesona Labuan Bajo dan juga eksotisme Komodo yang mistis di dalam pameran ini. Pengalaman tersebut dapat dinikmati melalui booth Virtual Reality/Augmented Reality yang secara visual memanjakan mata dan telinga.

Melalui pameran ini, pengunjung juga dapat merasakan sensasi menggunakan pakaian adat khas NTT dan berfoto dengan kostum tersebut tanpa dikenakan biaya. Pengunjung juga bisa melihat secara langsung miniatur rumah adat Labuan Bajo dan Flores, replika komodo, kapal pinisi yang ikonik, hingga replika pohon enau yang menjadi tanaman endemik setempat.

BACA JUGA:   Belajar Berpameran dari IFA

Raisa Lestari Niloperbowo, Direktur Pemasaran BPOLBF, menambahkan para pengunjung pameran juga dapat menikmati kopi asal Flores yang perkebunannya dekat dengan Labuan Bajo. Kopi tersebut dapat dicicipi secara langsung di booth coffee corner. Selain mencicipi kopi, mereka juga bisa membeli oleh-oleh hasil UMKM di bawah binaan langsung BPOLBF.

“Semoga produk-produk UMKM tersebut dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas dan banyak yang ingin mengunjungi wilayah NTT,” ujar Raisa.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Zet Sony Libing, mengatakan pameran ini dapat membantu memperkenalkan budaya NTT kepada dunia, khususnya masyarakat Indonesia. Beragam keindahan alam, budaya, kuliner, kriya, hingga fesyen disajikan melalui pameran ini dan dapat dinikmati oleh khalayak luas.

“Saya harap acara ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Saya juga berharap agar lebih banyak orang yang mengenal NTT dan mau berkunjung ke sana,” ucap Sony.

BACA JUGA:   Hospital Expo 2017 Pamerkan Alat Kesehatan Terbaru

Pameran ini diharapkan dapat menggaungkan kembali pariwisata daerah Labuan Bajo dan Flores pada umumnya yang ikut tergerus akibat pandemi COVID-19. 

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk industri pariwisata khususnya NTT. Semoga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana dapat lebih maju juga,” kata Raisa.