Pantai Cimpago Menyambut Para Pemenang Etape I TDS 2017

Tuesday, 21 November 17 Harry Purnama
Pantai Cimpago

Balap sepeda Tour de Singkarak 2017 etape pertama dari Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar menuju Padang, telah usai, dan pembalap asal Jerman dari tim Embrace The World Cycling, Robert Muller, menjadi pembalap tercepat masuk finish di Pantai Cimpago Kota Padang dengan waktu 02:32:48.

Keindahan Pantai Cimpago Kota Padang menjadi saksi kehebatan para pembalap ketika memasuki area finish. Di belakang Robert Muller ada pembalap asal Thailand, Paerapol Chawchiangkwang, dan di posisi ketiga ada pembalap Indonesia yang memperkuat KFC Cycling Team, Jamal Hibatulloh, dengan catatan waktu lebih lambat empat detik untuk menempuh jarak 109,3 km.

“Saya cukup senang bisa meraih hasil terbaik di sini. Apalagi saya baru pertama kali ke Sumatera Barat. Perjalanan dari start hingga finis cukup menyenangkan,” kata Robert Muller saat dikonfirmasi usai balapan.

Kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 ini memang penuh dengan tantangan. Di sepanjang perjalanan semua pembalap disuguhkan dengan pemandangan yang indah. Petualangan itu dimulai dari salah satu ikon Sumatera Barat, yaitu Istano Basa Pagaruyung.

Tidak hanya wisata budaya, peserta kejuaraan yang didukung penuh Kementerian Pariwisata ini juga disuguhi dengan air terjun yang indah, tepatnya di Lembah Anai. Lokasi air terjun berada di samping persis lintasan yang dilalui pembalap dari 29 negara itu.

Lembah Anai merupakan salah satu obyek wisata terindah di Tanah Datar, memiliki air terjun paling terkenal dan menjadi maskot serta wisata andalan provinsi Sumatera Barat. Air terjun setinggi 35 meter itu merupakan bagian dari aliran Sungai Batang Lurah Dalam yang berasal dari Gunung Singgalang yang menuju daerah Patahan Anai. Air terjun ini berada di bagian barat Cagar Alam Lembah Anai.

“Saya cukup senang dengan balapan pertama saya di TdS. Semoga hasil etape pertama ini bisa memacu semangat untuk meraih hasil yang lebih baik untuk etape-etape berikutnya,” kata Jamal Hibatulloh.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat kepada para pembalap yang berhasil menjuarai etape 1 Tour de Singkarak 2017, dan berharap bisa menjadi berita menarik bagi penggemar di negaranya.

“Saya berharap para atlet balap sepeda internasional ini bisa mengabarkan di negaranya tentang Tour de Singkarak, khususnya alam dan budaya Minangkabau. Tentunya ini jadi alat promosi pariwisata yang efektif, terlebih ketika dia juara maka media di negaranya akan memublikasikannya,” ujar Arief Yahya.

Setelah menyelesaikan etape pertama, semua pembalap akan melanjutkan balapan ke etape dua dari Paninan Pesisir Selatan menuju Sawahlunto dengan jarak tempuh 156 km. Etape ini dinilai cukup berat karena kombinasi jalan datar dan tanjakan yang cukup tinggi.