BerandaEventPlastik yang Ramah Lingkungan

Plastik yang Ramah Lingkungan

Published on

spot_img

Pameran 3 in 1 untuk industri plastik, kemasan, dan percetakan, yaitu Indoplas, Indopack, dan Indoprint, akan kembali digelar pada tanggal 7 hingga 10 September 2016 di area JIExpo Kemayoran. Pameran ini akan menampilkan inovasi serta teknologi terbaru di sektor plastik, kemasan, dan percetakan.

Pameran Indoplas, Indopack, dan Indoprint akan diikuti sekitar 400 perusahaan dari 20 negara, termasuk lima paviliun nasional dan grup perusahaan dari Jerman, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, dan Thailand. “Jumlah peserta dari pasar internasional mencapai sekitar 60 persen dari total peserta pameran, sebagian besar berasal dari Tiongkok, Jerman, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand. Ini adalah sebuah pengakuan bahwa pameran ini berdimensi internasional, dan minat untuk berbisnis serta potensi pertumbuhan di Indonesia dan kawasan tersebut terus menunjukkan peningkatan,” ujar Gernot Ringling, Managing Director Messe Dusseldorf Asia selaku penyelenggara pameran ini bersama Wakeni.

BACA JUGA:  Banjir Promo Menarik di BCA Expo 2025

Selain diikuti oleh peserta dari luar negeri, para produsen dari dalam negeri juga tidak mau ketinggalan berpartisipasi dalam Indoplas, Indopack, dan Indoprint 2016. “Merek-merek asli Indonesia seperti Bilplast Grapindo, Mimaki Indonesia, dan Samafitro juga akan hadir di Indoplas dan Indoprint. Kami sangat senang melihat ketertarikan perusahaan dalam negeri untuk mengikuti pameran,” ujar Rini Sumardi.

BACA JUGA:  Meorient Kembali Hadirkan Pameran B2B Terbesar di Awal Juni

Rini Sumardi, Direktur Utama Wakeni, mengatakan, pada pelaksanaan Indoplas, Indopack, dan Indoprint 2016 diharapkan dihadiri sekitar 20.000 orang. Selain memamerkan inovasi dan teknologi terbaru di ketiga industri yang saling terkait tersebut, akan ada juga seminar mengenai food safety packaging, digital printing evolution, dan smart packaging.

“Bukan plastik yang buruk terhadap lingkungan, tapi manusianya yang membuang plastik sembarang. Seharusnya mereka mengolahnya menjadi barang yang berguna,” ujar Ringling.

BACA JUGA:  Sunset di Kebun Akan Digelar Delapan Kali Selama 2024

Penulis: Harry Purnama

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....