Jakarta, Venuemagz.com – Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar untuk pertama kalinya di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Pekan seni garapan Art Jakarta ini sukses menghadirkan 9.289 pengunjung sejak tanggal 5 hingga 9 Februari 2026.
Jumlah tersebut mencerminkan konsistensi minat masyarakat terhadap acara dan pekan seni lokal. Angka ini diharapkan dapat terus meningkat seiring dengan perjalanan Art Jakarta Papers yang akan rutin digelar setiap tahunnya.
Kesuksesan tersebut tak luput dari kehadiran 28 galeri seni di Indonesia maupun Asia yang berpartisipasi dalam Art Jakarta Papers 2026. Pameran ini juga berhasil menampilkan sejumlah presentasi tunggal seniman Indonesia, presentasi kolaborasi dengan mitra, serta rangkaian program publik yang turut menyorot medium kertas pada praktik seni rupa lokal.
Meski berada di tengah situasi ekonomi yang tak pasti, Art Jakarta Papers tetap melihat dukungan teguh dari kolektor dan komunitas seni lokal. Hadir dalam format yang segar, pekan seni ini menampilkan sejumlah kolektor dan penikmat seni baru yang turut menikmati suguhan karya seni kertas yang membawa kebaruan format dan bentuk.
Karya Seni Terbaik
Selama empat hari acara, pengunjung dapat menikmati ragam karya seni terbaik dari para seniman Indonesia dan juga Asia. Pada sektor SPOT, hadir instalasi karya Iwan Effendi yang dibawa ara contemporary dan karya kolektif fotografi Ruang MES 56 yang dibawa kohesi Initiatives.

Iwan Effendi membawa sebuah instalasi patung berupa boneka yang terbuat dari kertas dengan tinggi 2,5 meter. Karya ini mengundang banyak perhatian para pengunjung dari berbagai usia karena memiliki visual yang unik dan menarik.Â
Sedangkan, kolektif Ruang MES 56 membawa lokakarya fotogram cyanotype yang menarik para pengunjung. Pengunjung diajak untuk bereksperimen dengan teknik foto-cahaya dan komposisi bentuk pada kertas bersama para fasilitator dari anggota kolektif.

Diskusi Selama Dua Hari
Selain pameran, Art Jakarta Papers 2026 juga menghadirkan diskusi yang dibalut dalam program AJ Talks. Diskusi yang digelar tanggal 7 dan 8 Februari 2026 ini membahas tema khusus tentang tentang kertas dalam dunia seni rupa kontemporer.

Diskusi mengangkat berbagai seluk beluk seputar posisi karya kertas dalam ekosistem seni rupa, tantangan konservasi karya kertas dalam konteks iklim tropis, peluang pasar internasional untuk seniman kertas Indonesia, evolusi karya kertas, kertas sebagai ruang eksperimen, dan restorasi kertas.
Rangkaian diskusi melibatkan berbagai pemain dalam industri seni rupa mulai dari seniman, kurator, galeri, kolektor, dan konservator serta mendapat minat yang cukup antusias dari pengunjung.
Program lainnya yang mendapatkan antusiasme tinggi dari pengunjung adalah lokakarya dari Krack! Printmaking Collective asal Yogyakarta. Mereka memperkenalkan teknik cetak saring kepada pengunjung Art Jakarta Papers 2026.
Art Jakarta Papers menjadi pembuka dalam rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan Art Jakarta selama tahun 2026. Setelah ini, akan diselenggarakan Art Jakarta Gardens edisi kelima pada 5-10 Mei 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta.
Puncaknya, akan dihadirkan Art Jakarta di JIExpo Kemayoran pada 2-4 Oktober 2026. Melalui rangkaian ini, Art Jakarta menegaskan posisinya sebagai platform berkelanjutan yang memperkuat ekosistem seni rupa di Indonesia, sekaligus membuka ruang dialog dan pertukaran praktik seni rupa kontemporer di tingkat regional.




