BerandaEventPromosi Budaya Melalui Golok Day Festival 2018

Promosi Budaya Melalui Golok Day Festival 2018

Published on

spot_img

Kota Cilegon, Banten, menjadi ajang silaturahmi ribuan pendekar nusantara dan mancanegara dalam acara Golok Day Festival 2018 yang diadakan pada 6 Mei 2018. Golok Day Festival merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh keluarga besar Pendekar Kota Cilegon di bawah wadah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Himpunan Peguron Persilatan Banten (HPPB) Kota Cilegon.

Dengan mengusung semangat “Menjalin Silaturahmi, Menjaga Tradisi dan Melestarikan Budaya”, Golok Day Festival ke-4 ini menjadi magnet dan pemikat bagi para pendekar yang datang dari 22 kabupaten dan kota di Indonesia. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh pendekar Eropa, yaitu dari Swiss, Prancis, Belanda, Ukraina, Uzbekistan, dan Amerikat.

Acara dimulai dengan pawai budaya yang diikuti lebih dari 3.000 pendekar dari lintas peguron/padepokan. Selama pawai itu, para peguron melakukan atraksi yang memukau masyarakat, di antaranya adalah dari Seni Golok Indonesiyang a (SGI) melakukan atraksi bergolok, dari Forum Lintas tampil eksentrik dengan mobil hias bergolok, serta HTI yang melakukan atraksi silat, debus, dan unjuk kekuatan.

BACA JUGA:  Banjir Promo dan Hadiah di Indocomtech 2023

Golok Day Festival 2018 dibuka oleh Wali Kota Cilegon serta dihadiri oleh para guru besar pendekar nusantara. Dalam kesempatan ini, panitia menganugerahkan Golok Day Award kepada Kementerian Pariwisata, Telkomsel dan PB IPSI, padepokan Kasundan/panglipur, dan Gaido Group selaku pendukung kegiatan.

Rangkaian acara selanjutnya adalah festival pencak silat yang diikuti oleh 40 peserta dari Indonesia. Piala bergilir Golok Day Festival 2018 jatuh ke kota Bogor padepokan Sima Tantra Gede Nitis.

BACA JUGA:  Label Asal Indonesia Mengikuti Fashion Division Paris Fashion Week

Selain itu, di aula sekda Cilegon juga dilaksanakan Seminar Golok Nasional dan Inspiring Cecep Arief Rahman. Sekitar 157 peserta mengikuti dengan saksama kegiatan ini dengan narasumber terdiri dari Tiga Serangkai Juru Kunci Penjaga Golok Nasional, Mpu Amas Samba dan Mpu Jajang praktisi pembuat golok legendaris, Abah Jamhari Sakti pembuat Golok Cilegon, dan kang Cecep Arief Rahman.

Pameran Pusaka Nusantara menghadirkan Pusaka dari museum Prabu Siliwangi dan beragam Golok Nusantara. Golok Cilegon, dan Pusaka Kujang Prabu Siliwangi. Kujang yang berasal dari abad ke-13 ini merupakan salah satu dari 3 kujang yang dibuat pertama kali oleh Prabu Siliwangi.

Konten baru di Golok Day Festival 2018 adalah Cilegon Golok Competition, yakni ajang pendekar unjuk keahlian menggunakan golok dengan melakukan tiga tantangan dengan khas tradisional, yaitu membelah dugan, membelah bambu menjadi 8 bagian, dan menajamkan kayu. Kompetisi ini diikuti oleh 26 peserta dari 8 daerah, yaitu Cilegon, Serang, Bogor, Karawang, Tangerang, Lebak, Bekasi, dan Bandung.

BACA JUGA:  IIMS 2023 Kembali Gunakan Seluruh Hall JIExpo Kemayoran

Golok Day Festival 2018 setidaknya dihadiri oleh lebih dari 5.000 pendekar nusantara dan disaksikan oleh lebih dari 10.000 masyarakat umum.

Muharman Kotto, Ketua IPSI Kota Cilegon selaku penyelenggara Kegiatan Golok Day Festival 2018 menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para guru besar dan pendekar/padepokan dari seluruh nusantara yang telah berkenan hadir di acara Golok Day Festival 2018.

spot_img

Strategi Hotel Jakarta dan Bali: Rebranding dan Peningkatan Kualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia tengah mengalami transformasi besar. Berdasarkan data Colliers...

Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport Luncurkan Venue Pernikahan Baru dengan Suasana Resor

Jakarta, Venuemagz.com - Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport memperkenalkan venue pernikahan terbarunya berupa Pool...

Bintan Kian Bersinar lewat Sport Tourism

Bintan, Venuemagz.com -- Pulau Bintan terus mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan di...

Artotel Group Kelola Empat Venue di Universitas Indonesia

Artotel Group resmi dipercaya mengelola empat venue di lingkungan Universitas Indonesia (UI). Kerja sama...