Jakarta, Venuemagz.com – Pameran SIAL Interfood 2025 kembali menjadi sorotan menjelang penyelenggaraannya di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 12-15 November 2025. Ajang internasional ini bukan hanya menampilkan inovasi industri makanan dan minuman, tetapi juga terbukti mendorong pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara ke ibu kota.
Dalam konferensi pers yang digelar di Balairung Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Senin (3/11/2025), Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Pariwisata Kemenpar RI Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa SIAL Interfood telah menjadi salah satu kontributor besar bagi pergerakan wisata nasional.
“Kita mengidentifikasi event-event yang bisa memberikan kontribusi terhadap pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara. SIAL ini salah satu yang nyata. Tahun lalu ada sekitar 90.000 pengunjung, dan sampai hari ini sudah 65.000. Itu bukan hanya dari Jakarta, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Vinsensius.
Menurutnya, kontribusi SIAL Interfood 2025 tak hanya terlihat dari tingginya jumlah pengunjung lokal, tetapi juga wisatawan asing. “Ada sekitar 2.500 wisatawan mancanegara yang hadir, baik pengunjung maupun exhibitor. Bayangkan, event empat hari bisa mendatangkan ribuan wisatawan. Ini luar biasa,” katanya.
Ia menegaskan, Kemenpar akan terus mendukung keberlanjutan event ini. “Kami akan commit mendukung penuh. Bahkan, ke depan, kami akan bantu promosikan pameran SIAL Interfood di luar negeri melalui pameran-pameran kami. Brosur-brosur SIAL akan kami bawa juga dalam kegiatan promosi pariwisata Indonesia di mancanegara,” tutur Vinsensius.
Menambahkan pernyataan tersebut, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan bahwa tahun ini menjadi momentum puncak penyelenggaraan SIAL Interfood ke-26 dengan skala yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. “Pameran ini akan diikuti lebih dari 1.500 peserta dari 26 negara. Sampai hari ini, sudah tercatat lebih dari 65.000 pengunjung yang mendaftar secara online untuk hadir selama empat hari penyelenggaraan,” ujarnya.
Daud menjelaskan, pameran SIAL Interfood 2025 menempati area seluas 43.000 meter persegi yang mencakup seluruh hall di JIExpo Kemayoran, mulai dari Hall A hingga D, serta satu hall tenda tambahan seluas 3.000 meter persegi untuk kompetisi kuliner internasional. “Kami menggunakan seluruh area JIExpo. Di hall tenda itu akan berlangsung kompetisi memasak internasional, diikuti oleh 975 chef dari delapan negara, termasuk Indonesia,” ungkapnya.
Selain menampilkan produk makanan dan minuman, SIAL Interfood 2025 juga menghadirkan 100 UMKM dan IKM unggulan Indonesia, serta berbagai program, seperti business matching, pelatihan, workshop, hingga kompetisi pastry dan bakery. Menurut Daud, antusiasme peserta sangat tinggi hingga panitia terpaksa membatasi jumlah peserta lomba karena keterbatasan waktu penjurian.
“Para juri nanti menilai sejak pukul enam pagi, sementara chef sudah bersiap dari jam lima. Ini menunjukkan betapa seriusnya para peserta dalam menampilkan karya terbaik mereka,” tambahnya.
Daud juga menegaskan bahwa SIAL Interfood 2025 bukan sekadar pameran bisnis, tetapi wadah bagi pertukaran ide, inovasi, dan kolaborasi global. “Kami ingin pameran ini menjadi platform yang mempertemukan seluruh pelaku industri makanan dan minuman dunia di Jakarta. Selain memperkuat sektor ekonomi, kami juga ingin menjadi bagian dari pertumbuhan wisata MICE dan kuliner Indonesia,” ujarnya.
Dengan dukungan Kemenpar, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, SIAL Interfood 2025 diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pameran dan kuliner Asia Tenggara. Ajang ini menjadi bukti nyata sinergi antara industri, ekonomi kreatif, dan pariwisata yang saling mendorong satu sama lain.
SIAL Interfood bukan hanya tentang pameran, tapi tentang bagaimana kuliner menjadi bagian dari perjalanan, pengalaman, dan kebanggaan. Jakarta kembali bersiap menjadi tuan rumah yang menghubungkan rasa, budaya, dan bisnis dalam satu panggung besar bernama SIAL Interfood 2025.




