BerandaNewsWisata Gastronomi Jadi Program Unggulan Kementerian Pariwisata

Wisata Gastronomi Jadi Program Unggulan Kementerian Pariwisata

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) tengah mengembangkan wisata gastronomi untuk mendorong peningkatan kualitas berwisata di Indonesia. Wisata gastronomi berkaitan dengan eksplorasi makanan sebagai bagian dari budaya, sejarah, dan identitas suatu daerah

Gastronomi bukan hanya sekadar cita rasa, tetapi juga jalinan ekosistem yang berkaitan dengan terciptanya sebuah makanan. Ekosistem ini melibatkan petani, peternak, nelayan, produsen, juru masak, pelaku usaha, penikmat makanan, dan masyarakat luas. 

Untuk mengenalkan wisata gastronomi ke kancah internasional, Kemenpar menghadirkan program “Wonderful Indonesia Gourmet” sebagai payung besar dalam menjalankan program tersebut. Program ini diluncurkan pada akhir September 2025 dengan mengajak Indonesia Gastronomy Network untuk berkolaborasi di dalamnya.

“Baru-baru ini, Bu Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana telah meresmikan program gastronomi. Program ini mengangkat autentik dan nilai-nilai keunikan kuliner kita di tingkat nasional dan internasional,” kata Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata di Gedung Sapta Pesona Jakarta pada 3 November 2025.

BACA JUGA:  Jetstar Membantu Meningkatkan Industri Pariwisata di Indonesia
Peluncuran program “Wonderful Indonesia Gourmet”

Wonderful Indonesia Gourmet adalah selebrasi atas keunikan dan keanekaragaman gastronomi Indonesia. Wonderful Indonesia Gourmet akan menjadikan gastronomi sebagai jendela pengenalan sekaligus pemantik rasa ingin tahu yang lebih jauh tentang alam, budaya, dan keramahtamahan Indonesia. 

Saat peluncuran Wonderful Indonesia Gourmet, Menpar Widiyanti mengatakan bahwa konsep from farm to table dalam gastronomi berperan penting dalam menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan pariwisata berbasis komunitas. Sinergi keduanya menjadikan pengalaman wisata yang lebih autentik dan bernilai tambah. 

“Kuliner yang kita miliki sudah menjadi aset berharga bagi bangsa. Ditambah dengan meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman gastronomi, potensi yang terbuka bagi Indonesia sungguh besar. Semua ini menunjukkan betapa pentingnya peran gastronomi bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia ke depan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti. 

Kuliner Indonesia

Melihat potensi tersebut, Kemenpar akan terus berkomitmen untuk mengangkat kuliner khas Indonesia ke tingkat internasional. Bahkan, menurut Vinsen, wisata gastronomi telah masuk ke dalam program unggulan dan prioritas dari Kemenpar selama lima tahun mendatang.

BACA JUGA:  The Indonesia MICE Youth Challenge Ciptakan Bibit Unggul yang Inovatif dan Visioner

“Selama ini banyak kekayaan kuliner kita dari Sabang sampai Merauke, tetapi, belum terkenal secara global. Padahal, banyak sekali makanan dari Jepang, Korea, dan Thailand yang sudah terkenal. Sekarang sudah saatnya Indonesia memperkenalkan kuliner khas daerah ke dunia,” jelas Vinsen.

Dukungan Berbagai Pihak

Menurut Vinsen, untuk mempromosikan wisata gastronomi Indonesia dibutuhkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebabnya, ia meminta pihak-pihak yang berkaitan dengan industri makanan untuk jalan berdampingan menyukseskan program ini.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu didampingi banyak asosiasi dan pelaku usaha makanan,” tambah Vinsen.

Selain itu, event-event yang berkaitan dengan industri makanan juga sangat membantu mempromosikan wisata gastronomi Indonesia ke mata dunia. Salah satunya dengan pelaksanaan pameran SIAL Interfood yang akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 12 hingga 15 November 2025. (baca juga di: Tiga Ajang Besar Hadir Bersamaan SIAL Interfood 2025, Jadikan Pameran Makanan dan Minuman Terbesar di Asia Tenggara)

BACA JUGA:  Dyandra Media International Ekspansi ke Industri Tourism Leisure

“Pameran ini dapat membantu kita untuk mengangkat kuliner Indonesia ke kancah global. Dengan berbagai tantangan yang kita hadapi, tetapi, jika berjalan bersamaan makan dapat kita selesaikan satu-satu,” ucapnya lagi.

Ia juga berharap SIAL Interfood dapat menjadi momentum dan wadah bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan benchmark dengan produk luar negeri. Sekaligus menjadi bahan renungan untuk Indonesia bagaimana dapat setara dengan kuliner-kuliner dari negara lainnya.

“Bahkan, bisa jauh lebih baik dari kuliner negara lain. Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan, berbagai produk makanan ikonik khas Indonesia sudah dapat dikenal di dunia,” tutup Vinsen.

spot_img
spot_img

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...

Pemerintah Siapkan Anggaran Ratusan Miliar untuk Diskon Transportasi Selama Libur Sekolah

Jakarta, Venuemagz.com - Libur sekolah menjadi momentum yang paling ditunggu keluarga Indonesia untuk melakukan...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh Positif di Tengah Isu Geopolitik

Jakarta, Venuemagz.com - Sektor pariwisata Indonesia membuka lembaran tahun 2026 dengan catatan impresif. Memasuki...