BerandaFeaturePiala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Published on

spot_img

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni – 19 Juli 2026) diperkirakan mendorong lonjakan perjalanan internasional ke Amerika Utara pada musim panas ini. Berdasarkan data pemesanan Trip.com menunjukkan pertumbuhan tahunan hampir 70% di 16 kota tuan rumah. Data ini menggambarkan dengan jelas ke mana wisatawan pergi, berapa lama mereka menginap, dan jenis perjalanan apa yang mereka lakukan.


Permintaan Hampir Dua Kali Lipat pada Juni Dibandingkan Juli
Selama babak Penyisihan Grup Piala Dunia 2026, total pemesanan internasional ke kota-kota tuan rumah naik hampir 70% secara tahunan. Kemudian, pada Babak Gugur, laju pertumbuhan itu turun menjadi sekitar 40%.

Babak Penyisihan Grup adalah momen yang wajib didatangi. Penggemar tidak menunggu untuk melihat bagaimana tim mereka tampil nanti di babak gugur. Mereka memesan lebih awal, dan sesuai jadwal pertandingan yang paling penting bagi mereka.

Dampak Piala Dunia 2026 terhadap pariwisata

Jepang Memimpin Dunia
Para penggemar bola dari Jepang memesan penerbangan ke kota-kota tuan rumah dengan pertumbuhan +250% secara tahunan untuk Penyisihan Grup, lebih dari dua setengah kali volume tahun sebelumnya dan lebih dari dua kali laju pertumbuhan negara Eropa mana pun pada periode yang sama.

BACA JUGA:  Satu Dekade IPOS: Dari Forum Kecil ke Simpul Strategis Industri Event Indonesia

Bahkan, untuk Babak Gugur, Jepang mencatat pertumbuhan lebih dari +100%.

Pertandingan Penyisihan Grup Jepang dijadwalkan di Dallas dan Monterrey, dan data pemesanan mencerminkan hal ini dengan tepat. Dallas adalah kota tuan rumah yang paling banyak dipesan warga Jepang untuk penerbangan pada Penyisihan Grup, sebuah kota yang hampir tidak tercatat pada peta wisata turis Jepang selama 12 bulan lalu.

Ketika Babak Gugur tiba dan lokasi pertandingan bergeser, Los Angeles menjadi tujuan utama Jepang.

Kisah Jepang tidak berhenti pada pemesanan penerbangan. Turis Jepang juga paling berani dalam perencanaan rencana perjalanan. Lebih dari 30% turis Jepang selama Penyisihan Grup memesan lebih dari satu kota tuan rumah. Hampir 10% menyeberangi dua atau lebih negara tuan rumah selama Penyisihan Grup, yang disebabkan oleh jadwal pertandingan Jepang yang tersebar di seluruh Amerika Utara.

Meksiko Masuk Radar Wisatawan
Kota-kota di Amerika Serikat dan Kanada dipastikan menarik banyak perhatian dari para turis. Sementara, kota di Meksiko seperti Guadalajara, Mexico City, dan Monterrey memiliki beberapa pemesanan yang menarik sepanjang turnamen.

BACA JUGA:  Lebih Banyak Turis Daripada Penduduk Belitung

Pemesanan hotel di Monterrey naik lebih dari 40 kali lipat secara tahunan selama Penyisihan Grup. Guadalajara naik lebih dari 10 kali lipat. Mexico City naik lebih dari 150%. Ini bukan kenaikan kecil, tetapi merepresentasikan transformasi hampir total permintaan akomodasi internasional di kota-kota yang sebelumnya nyaris tidak masuk radar perjalanan wisata.

Pendorongnya adalah penjadwalan pertandingan. Jadwal Jepang, Korea Selatan, dan Australia membawa penggemar hingga jauh ke dalam Meksiko.

Dallas menceritakan kisah pelengkap dari sisi AS. Pemesanan hotel di Dallas naik lebih dari 1.400% selama Penyisihan Grup, didorong sebagian besar oleh permintaan dari Jepang dan Korea.

Aktivitas di Luar Sepak Bola
Atraksi wisata yang paling banyak dipesan wisatawan adalah Universal Studios Hollywood, yang menempati peringkat teratas. Empire State Building, Rockefeller Center, dan American Museum of Natural History mendominasi pemesanan di New York, sementara turis Jepang menunjukkan minat kuat pada Broadway, dengan Wicked dan Aladdin the Musical sama-sama masuk dalam 10 atraksi teratas secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Dari Liburan Singkat hingga Liburan Panjang
Rata-rata durasi perjalanan sangat bervariasi menurut negara asal. Wisatawan Jepang melakukan perjalanan terpendek, rata-rata hanya 8 hari pada Penyisihan Grup dan 11 hari pada Babak Gugur.

Sementara, turis dari Spanyol mengambil waktu terlama, rata-rata 24 hari pada Penyisihan Grup dan 17 hari pada Juli.

Turis Australia rata-rata 23 hari pada Penyisihan Grup sebelum turun menjadi 18 hari pada Juli.

Penggemar Prancis tetap konsisten di 18 hari di kedua periode.

Hotel Budget Dominan

Di sebagian besar negara, hotel bintang 3 dan 4 menyumbang sebagian besar pemesanan, dengan permintaan bintang 5 menunjukkan pertumbuhan satu digit.

Jepang adalah yang paling hemat, dengan lebih dari 61% pemesanan hotel Penyisihan Grup pada level bintang 3. Korea Selatan paling cenderung memilih kemewahan pada Penyisihan Grup.

Pada Babak Gugur, permintaan hotel bintang 5 meningkat di hampir setiap pasar dibanding Penyisihan Grup. Prancis memimpin dengan peningkatan terbesar dalam pemesanan hotel bintang 5.

New York mendominasi sebagai kota pilihan untuk pemesanan bintang 4 dan 5 di sebagian besar pasar pada kedua periode, mengukuhkan statusnya sebagai destinasi prestise turnamen.

spot_img
spot_img

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...

Lampaui Target, IIMS Surabaya 2026 Catatkan Transaksi Rp336 Miliar dan 32.000 Pengunjung

Surabaya, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo sukses menggelar Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya, Jawa...