Tanjung Lesung, Calon Kiblat Festival Layang-Layang Asia

Wednesday, 16 May 18   22 Views   0 Comments   Herry Drajat
Rhino Kites Festival 2018
Foto: Venuemagz/Herry Drajat

Sabtu 12 Mei 2018, Pantai Beach Club Tanjung Lesung tampak meriah, tidak seperti hari-hari biasanya. Langit biru yang sesekali tertutup awan tipis dihiasi oleh layang-layang beragam bentuk dan warna. Layang-layang dua dimensi dengan lukisan menarik dan tiga dimensi beraneka bentuk seperti badak, Power Ranger, ikan, kuda laut, dan paus biru dengan warna cerah seolah menari, menjadi tontonan pengunjung pantai.

Itu adalah kemeriahan Rhino Kites Festival 2018, yang diadakan sebagai rangkaian acara pembuka Rhino Cross Triathlon (atau disebut Rhino X-Tri). Rhino Cross Triathlon sendiri akan diadakan pada 29-30 September 2018 di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.

Para peserta Rhino Kites Festival 2018 datang dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Jerman, Belanja, dan Belgia. Rhino Kites Festival 2018 diadakan pada 12-13 Mei 2018 di Kawasan Tanjung Lesung yang ditetapkan sebagai destinasi prioritas “Bali Baru” oleh Kementerian Pariwisata. Acara juga dihadiri oleh Endang Ernawati, pemilik Museum Layang-Layang Indonesia.

Acara dimulai dengan workshop dan melukis layang-layang bersama pelukis Tato Kastareja, dilanjutkan dengan penerbangan layang-layang milik peserta dan koleksi Museum Layang-Layang, lalu penerbangan layang-layang hasil workshop. Festival layang-layang ini menjadi hiburan tersendiri para pengunjung pantai. Mereka tampak antusias mengikuti workshop yang diadakan dan bergembira menerbangkan layang-layang karya mereka.

Selama dua hari, juga diadakan kegiatan candy drop, yaitu menjatuhkan permen dari udara. Permen dimasukkan ke dalam kantong lalu dinaikkan ke atas menggunakan layang-layang untuk kemudian dijatuhkan. Permen diikat pada parasut sehingga jatuhnya pelan menyebar terbawa angin kemudian menjadi rebutan para pengunjung yang beraktivitas di pantai.

Rully Lasahido, Managing Director PT Banten West Java selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, mengatakan, event ini digagas sebagai salah satu rangkaian acara menuju Rhino X-Tri 2018 yang akan berlangsung pada 29-30 September 2018. “Layang-layang adalah suatu hal yang sangat unik, mengingatkan masa kecil kita. Tahun depan saya rencanakan championship layangan aduan atau sport sebagai salah satu aktivitas road to Rhinno X-Tri,” ujar Rully.

Rully juga berobsesi ingin menjadikan Tanjung Lesung sebagai kiblat layang-layang di Asia Tenggara, bahkan Asia, sehingga akan banyak mendatangkan turis.