Tour De Singkarak Siap Dihidupkan Kembali

Saturday, 27 December 25 Erwin Gumilar

Guna mendukung pesatnya perkembangan industri sport tourism (wisata olahraga) di Tanah Air, Barisan Penegak Indonesia Raya (BAPINDRA) menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga. Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) ini berlangsung selama dua hari, 26-27 Desember, di Hotel Shankee Sudirman, Jakarta.

Suharlan, Ketua Umum BAPINDRA, mengatakan bahwa pelatihan ini fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para pelaku industri wisata olahraga. Menurutnya, standardisasi kualitas SDM menjadi krusial seiring dengan semakin semaraknya penyelenggaraan event olahraga di berbagai daerah.

“Tujuannya adalah agar kualitas penyelenggaraan kegiatan bisa berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Sport tourism bukan sekadar aktivitas olahraga, tapi juga menjadi ajang promosi pariwisata di mana event tersebut digelar,” ujar Suharlan.

BACA JUGA:   Nikmati Bersepeda Santai Sambil Keliling Wisata Jakarta Selama 12 Jam Bersama Jakarta Loop

Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini tidak akan berhenti di Jakarta. Ke depan, pelatihan serupa akan menyasar berbagai daerah di Indonesia, dengan Jawa Barat sebagai lokasi terdekat berikutnya.

Margono, Asisten Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI, menekankan pentingnya pelatihan ini mengingat tren penyelenggaraan sport tourism yang kini telah meluas ke berbagai provinsi, seperti Bali dan Magelang, melampaui batas ibu kota Jakarta.

“Penting bagi kita untuk menjadi tuan rumah yang baik, apalagi sudah banyak event sport tourism kita yang levelnya internasional dan diikuti peserta mancanegara. Ini sejalan dengan instruksi Menteri Pemuda dan Olahraga untuk terus meningkatkan industri wisata olahraga nasional,” kata Margono.

BACA JUGA:   Sport Tourism Jadi Ujung Tombak Bangkitkan Pariwisata Pasca-Pandemi

Selain fokus pada pengembangan SDM, Kemenpora berkomitmen untuk mendukung penuh peningkatan frekuensi penyelenggaraan event. Salah satu agenda besar yang tengah digodok adalah upaya menghidupkan kembali event balap sepeda internasional Tour De Singkarak di Sumatera Barat.

Event ikonik tersebut diketahui vakum dalam beberapa tahun terakhir akibat dampak pandemi COVID-19 serta kendala anggaran. “Rencananya Tour De Singkarak akan kembali dilaksanakan 2026. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah Sumatera Barat untuk menghidupkan kembali Tour De Singkarak. Kami komunikasikan apa saja dukungan yang bisa diberikan,” tambah Margono.

BACA JUGA:   Gelar Pameran Pernikahan, The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place Bagikan Bulan Madu Gratis ke Wina

Margono juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral terus diperkuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ada antara Kemenpora dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk mengakselerasi potensi wisata olahraga di seluruh penjuru Tanah Air.