BerandaFeaturePenyelenggara Event Olahraga Akan Distandardisasikan Kemenpora

Penyelenggara Event Olahraga Akan Distandardisasikan Kemenpora

Published on

spot_img

Kemenpora sedang menyusun standardisasi usaha penyelenggaraan event olahraga. Kegiatan ini bertujuan memicu pertumbuhan industri olahraga nasional dengan meningkatkan kualitas event olahraga.

Sebagai langkah awal, pada medio Oktober lalu, Kemenpora menyelenggarakan konsinyering bertema “Membangun Ekosistem Industri Olahraga yang Profesional dan Berdaya Saing Melalui Standardisasi Usaha Jasa Penyelenggara Event Olahraga”. Kegiatan ini digelar untuk mendapatkan masukan substantif dari stakeholder industri olahraga nasional.

Menurut Raden Isnanta, Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, standardisasi itu merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing. “Tapi daya saingnya jangan dulu berorientasi ke luar, karena event di dalam ternyata potensinya lebih besar, di level kabupaten/kota, provinsi, maupun level nasional,” katanya.

BACA JUGA:  Mengejar Pertumbuhan MICE Yogyakarta

Misalnya, sekarang ini banyak event olahraga seperti fun run 10K atau 5K yang jumlahnya mungkin lebih dari 200. Menurut Raden, Kehadiran standardisasi ini jangan sampai menghambat yang sudah tumbuh. Ini dibuat justru untuk mempermudah, mulai dari izin, keamanan, kesehatan, sampai keselamatan.

Dan diharapkan ini dapat meningkatkan kesejahteraan, mulai dari pelaku industri, atlet, dan masyarakat sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:  INDOFOOD IRONMAN 70.3 Bintan Akan Hadirkan 5.000 Wisman

“Akhir tahun kami akan melakukan pendataan untuk melihat potret daerah mana yang perputaran event-nya bagus, sarana prasarana mana yang mangkrak dan mana yang produktif. Itu semua akan kita potret untuk membantu ekonomi nasional dari olahraga,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Kemenpora, Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) tahun 2024 menunjukkan nilai agregat ekonomi sebesar Rp39,45 triliun atau setara 0,19 persen terhadap PDB. Ada peningkatan sebesar Rp2,17 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan secara global, ditengarai nilai pasar industri olahraga global mencapai US$599,9 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan tahunan sekitar 8 persen.

spot_img
spot_img

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...

Geopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 resmi diluncurkan di Jakarta. Acara yang...

Golden Rama Catat Pertumbuhan 50 Persen Produk Sports Holiday Selama 2025

Jakarta, Venuemagz.com - Trend sport tourism tengah berkembang beberapa tahun belakangan ini dan diprediksi...

Trend Sport Tourism Diprediksi Makin Kuat Pada 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Perusahaan perjalanan Golden Rama menyebut telah terjadi pergeseran yang signifikan terhadap...