Galeri Salihara Gelar Pameran Relief Era Bung Karno

Monday, 03 June 24 Bonita Ningsih
@2024 Witjak Widhi Cahya/salihara

Komunitas Salihara mempersembahkan pameran terbarunya bertajuk Relief Era Bung Karno pada tanggal 11 Mei hingga 9 Juni 2024 di Galeri Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pameran ini menghadirkan gagasan Presiden Soekarno lewat proyek-proyek yang ia kerjakan dengan seniman sezaman dan kedekatannya dengan tokoh-tokoh seni rupa ternama tanah air.

Secara keseluruhan, pameran ini mengemas topik kesejarahan lewat seni rupa yang dihadirkan melalui relief era Bung Karno. Relief Era Bung Karno hadir untuk menumbuhkan kembali apresiasi terhadap karya relief sebagai bagian dari tumbuh kembang kesenian modern serta bangsa Indonesia secara keseluruhan. 

Para pengunjung dapat melihat relief tersebut melalui sebuah proyektor yang telah disiapkan di lokasi pameran. Proyektor tersebut menampilkan video mengenai relief-relief yang dibangun di era Soekarno, salah satunya yang berjudul Manusia Indonesia. Karya ini pernah menjadi bagian dari dari Bandara Internasional Kemayoran, Jakarta. 

BACA JUGA:   Daftar Pameran Seni dan Budaya di Hong Kong Hingga Mei 2023

Selain relief di dalam proyektor, pengunjung juga dapat melihat cetak trimatra dari relief yang diletakkan di Sarinah Jakarta. Pengunjung juga dapat melihat beberapa dokumentasi mengenai relief lain di era Presiden Soekarno baik dari segi relief, cetak trimatra, dokumentasi, dan arsip.

Secara keseluruhan, pameran ini menampilkan hasil karya dari tokoh-tokoh seniman yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Soekarno. Beberapa di antaranya ada Harijadi Sumadidjaja, S. Sudjojono, Surono, Trubus Soedarsono, dan seniman dari Sanggar Pelukis Rakyat.

BACA JUGA:   Serba Baru di Pekan Raya Indonesia 2018

Untuk menyukseskan acara ini, Komunitas Salihara menggandeng Asikin Hasan dan Ibrahim Soetomo sebagai kurator pameran. Keduanya merupakan penulis tajuk “Wajah Indonesia dalam Pahatan Relief-relief di Masa Mercusuar Soekarno” yang dapat dilihat pengunjung saat memasuki galeri. 

Tulisan tersebut mengatakan bahwa “Relief-relief modern–demi membedakannya dengan relief yang terdapat di berbagai candi dan pura–berisi nilai-nilai luhur masa lalu, gotong royong, cinta kasih pada sesama, solidaritas, semangat membebaskan Indonesia dari belenggu imperialisme dan seterusnya. Pendek kata–relief-relief tersebut bercerita–segala hal yang berkaitan dengan proyek mercusuar Bung Karno dan kebaikan moralitas Indonesia.”

BACA JUGA:   Table Top Industri Pernikahan Pertama di Indonesia

Bagi masyarakat yang ingin melihat Relief Era Bung Karno dapat berkunjung ke Galeri Salihara setiap harinya kecuali Senin dan libur nasional. Informasi lebih lanjut mengenai pameran ini dapat berkunjung ke sosial media twitter @salihara atau instagram @komunitas_salihara.