Jakarta, Venuemagz.com – Peradaban dunia mayoritas dimulai dari tepi laut dan tepi sungai. Misalnya, peradaban Mesir berpusat di Sungai Nil, peradaban India di Sungai Gangga, serta peradaban Amerika Latin di sepanjang Sungai Amazon. Aliran sungai dari hulu di gunung hingga bermuara di laut “menciptakan” kehidupan di sepanjang sungai.
Keunikan tersebutlah yang ingin diangkat oleh Uniworld melalui pengalaman river cruise atau wisata kapal pesiar di sungai.
Henry Yu, Managing Director, Asia, Uniworld, mengatakan, luxury travel terus melampaui market overall tourism. Saat ini, wisatawan kelas atas lebih mencari pengalaman atau experience dibandingkan possession.
“Selain itu, tren slow travel dengan masa tinggal lebih lama juga semakin populer. Aktivitas wellness, wisata kuliner, dan wisata budaya menjadi beberapa hal yang kini menjadi minat para wisatawan,” ujarnya saat ditemui di acara Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026.
Untuk itu, sejak tahun 2014, Uniworld menawarkan sesuatu yang berbeda kepada para wisatawan, yaitu berlayar dengan kapal pesiar di sungai, atau river cruise. Dengan bepergian melalui sungai, wisatawan bisa menjangkau tempat yang lebih dalam, lebih jauh, dan lebih unik dan tidak terjangkau wisatawan pada umumnya.
Mayoritas rute perjalanan kapal pesiar dari Uniworld berada di Eropa, antara lain Vienna ke Belgrade (10 hari), Belgrade ke Prague (17 hari), Amsterdam ke Antwerp (10 hari), Brussel ke Amsterdam (8 hari), Amsterdam ke Basel (11 hari), Budapest ke Passau (8 hari), Budapest ke Bucharest (10 hari), Budapest ke Amsterdam (15 hari), Paris ke Paris (8 hari), Bordeaux ke Arles (22 hari), Porto ke Lisbon (11 hari), Venice ke Rome (11 hari), dan Ljubljana ke Venice (11 hari).
Selain di Eropa, Uniworld juga memiliki rute Kairo ke Kairo (12 hari) yang menyusuri sungai Nil; Ho Chi Minh City ke Hanoi (15 hari) yang menyusuri sungai Mekong; New Delhi ke Kolkata (13 hari) yang menyusuri sungai Gangga; serta Lima ke Lima (16 hari) yang menyusuri sungai Amazon di Peru.
Henry mengatakan, Uniworld pada tahun ini baru saja membuka rute baru yang sangat unik, yaitu dari Bali ke Singapura selama 14 hari. Rute ini mengombinasikan perjalanan di sungai, laut, darat, dan udara.
“Rute ini dimulai dari Ubud, Bali, lalu berkunjung ke pulau-pulau di timur Indonesia dalam Jalur Rempah atau Spices Route, dan mereka akan berhenti di Labuan Bajo, lalu terbang ke Singapura untuk berwisata 3 hari 2 malam di sana,” ujar Henry.
Dua jadwal perjalanan Bali-Singapura pada tahun ini sudah penuh, dan Henry sekarang sedang berencana untuk menambah jadwal keberangkatan pada tahun 2027.
“Rute tersebut untuk kapasitas 28-30 orang. Paketnya sudah termasuk semua, dari akomodasi, makan, dan ekskursi,” ujar Henry.
Totalnya, Uniworld memiliki 50 rute perjalanan river cruise di seluruh dunia, dengan jumlah armada 18 kapal.
“Kami tidak hanya ada di Eropa, tapi juga di negara dan benua lain, jadi kita bisa melayani para tamu di musim yang tepat dan waktu yang tepat,” ujar Henry.
Menariknya, Henry menambahkan, dalam 3-4 tahun belakangan, pemesanan river cruise untuk grup MICE dan corporate incentive meningkat drastis. Selain konsepnya yang unik, alasan lain mengadakan kegiatan MICE atau insentif di river cruise adalah lebih hemat waktu.
Pasalnya, para tamu tidak perlu repot mencari restoran untuk makan siang atau makan malam, memesan kendaraan untuk mengantar bepergian, dan memilih destinasi mana yang mau dikunjungi. Dengan river cruise, semua telah disediakan dalam satu platform.
“Mereka bisa melakukan kegiatan meeting di hari pertama, dan selanjutnya melakukan ekskursi ke darat atau destinasi lainnya. Hal tersebut supaya tidak terjadi rasa bosan,” ujar Henry.
Menariknya, layanan untuk grup MICE dan korporat insentif bisa dikustomisasi. Misalnya, menggunakan kru yang berbahasa Indonesia, atau makanan yang disajikan tidak hanya bergaya Eropa.
“Cukup beri tahu kami di awal, dan kami akan berusaha menyediakannya,” ujar Henry.

Keunggulan River Cruise
Dekat dari pusat
Kapal pesiar akan selalu bersandar di dekat pusat kota sehingga para tamu bisa langsung berwisata di daratan atau ekskursi.
Pemandangan selalu berubah
Setiap kamar di river cruise memiliki pemandangan ke arah luar. Karenanya, sepanjang perjalanan menyusuri sungai, para tamu dapat menikmati pemandangan yang terus berubah langsung dari dalam kamar.
Tidak terlalu ramai
Kapal untuk river cruise berukuran jauh lebih kecil dibandingkan kapal pesiar di lautan, dengan kapasitas sekitar 120 orang. Dengan demikian, river cruise cocok bagi tamu yang tidak ingin keramaian. Selain itu, rasio antara kru dengan jumlah tamu adalah 1 kru berbanding 2,4 tamu.
Di river cruise, harga yang dibayarkan sudah meliputi semuanya, termasuk ekskursi ke daratan hampir setiap hari. Selain itu, setiap tamu juga akan mendapatkan akses Wi-Fi gratis di atas kapal.
River cruise beroperasi hanya di dalam satu negara. Karenanya, para tamu tidak perlu melewati proses imigrasi setiap mau melakukan ekskursi ke darat. Selain itu, jumlah tamu yang sedikit pun menjadikan proses boarding ke kapal tidak memiliki antrean yang panjang.






