Episode Gading Serpong Menjadi Juara Pertama Hotel Terbaik di Provinsi Banten

Thursday, 06 October 22 Bonita Ningsih

Dinas Pariwisata Provinsi Banten memberikan penghargaan khusus bagi para pelaku usaha industri pariwisata di provinsi Banten, salah satunya bidang perhotelan. Penghargaan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Banten ke-22 tahun.

Dalam hal ini, Episode Gading Serpong keluar menjadi juara pertama sebagai hotel terbaik di Provinsi Banten. Penghargaan tersebut didasari oleh berbagai unsur mulai dari segi pelayanan, bagunan, dan lainnya. Penilaian dilakukan oleh para juri kompeten dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten.

BACA JUGA:   Teraskita Hotel Jakarta Tawarkan Promo Natal dan Intimate Wedding

Acara penganugerahan penghargaan ini disampaikan langsung oleh Penjabat Gubernur Banten Bapak Al Muktabar yang didampingi oleh jajaran pemerintahan daerah pada Upacara Puncak HUT Provinsi Banten di Lapangan Setda KP3B Banten.

“Merupakan suatu pencapaian luar biasa bagi kami sebagai hotel baru di Kabupaten Tangerang karena baru tahun pertama berdiri, kami sudah dapat meraih penghargaan yang sangat membanggakan”, ujar Muhamad Viktor A Sin, General Manager Episode Gading Serpong. 

Menurutnya, penghargaan ini menjadi sebuah tanggung jawab besar bagi Episode Gading Serpong untuk dapat selalu mempertahankan pelayanannya. Dengan harapan, Episode Gading Serpong, akan selalu menjadi hotel terbaik pilihan masyarakat luas saat melancong ke Provinsi Banten atau Kabupaten Tangerang pada khususnya.

BACA JUGA:   Kompetisi Photo Hunt Membuka Harris Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya

Episode Gading Serpong merupakan hotel bintang 4 yang mengusung tema tema Unfolding history, Retelling the story. Terdapat 320 kamar bernuansa Baduy dan Peranakan dengan tipe kamar Deluxe, Premier, Executive, dan Suites.

Hotel ini menggali budaya lokal dan mengangkat kembali budaya Baduy serta Peranakan yang dikenal sebagai identitas budaya dari wilayah Banten dan sekitarnya. Hal tersebut dapat ditemukan dari permainan detail interior yang menggunakan perpaduan kain tenun sebagai hasil kerajinan tangan Baduy dengan ornamen khas budaya peranakan.