Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta Tingkatkan Fasilitas MICE

Thursday, 14 March 24 Erwin Gumilar
Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta

Berdiri di antara kawasan pusat bisnis, perumahan elite, dan pusat perbelanjaan elite Jakarta Selatan menjadikan posisi Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta berada pada posisi strategis.

Muhammad Hafidz, General Manager Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta, mengungkapkan, hotel yang dikelolanya memiliki lokasi yang mudah dicapai dari berbagai lokasi di Jakarta. “Lokasi kami strategis karena dekat dengan pintu tol, tidak terkena aturan ganjil-genap, terkoneksi langsung dengan pusat perbelanjaan dan stasiun Mass Rapid Transportation (MRT),” ungkap hafidz.

Lebih lanjut Hafidz menceritakan, hotel yang dikelolanya menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan mulai dari penikmat konser hingga kalangan korporasi yang mencari ruang pertemuan. “Kemarin ada konser-konser di GBK, kami ikut merasakan dampaknya. Banyak penontonnya yang menginap di hotel kami karena mereka tinggal naik MRT dari sini ke GBK. Selain itu, ada penyesuaian jam operasional MRT pada saat ada acara-acara besar. Mereka tidak mikir cari parkir, macet,” cerita Hafidz.

BACA JUGA:   Rayakan Hari Kartini, Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta Gelar Fashion Show

Sementara untuk segmen MICE, Hafidz menjelaskan, saat ini salah satu korporasi yang banyak menggunakan ruang meeting ada dari sektor perbankan. “Biasanya untuk kalangan perbankan pakai ruang meeting untuk kegiatan training,” jelas Hafidz.

Saat ini, Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta dilengkapi 11 ruang pertemuan dengan berbagai kapasitas. Menurut Hafidz, sebelumnya hotel ini hanya memiliki lima ruang pertemuan. Kemudian, menangkap peluang tingginya permintaan penyewaan ruang meeting, menjelang akhir 2022 Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta menambah 6 ruang lagi.

“Kami mulai running penambahan di September 2022. Tahun 2023 ruang meeting kami sudah bertambah menjadi 11 ruangan,” katanya.

BACA JUGA:   Rice Bowl Seluruh Dunia Berkumpul di Hotel Borobudur

Penambahan fasilitas ruang pertemuan ini, menurut Hafidz, berdampak signifikan pada kontribusi segmen MICE bagi revenue hotel. “Dulu ketika belum tambah meeting room, awal cuma ada lima meeting room perbandingannya 70:30 untuk revenue, 70 persen kamar dan 30 persen meeting room. Namun, setelah kami melakukan penambahan ruangan meeting, itu perbandingannya revenue hotel dari kamar dan meeting room terjadi perubahan drastis sekarang kalau bisa dibilang sudah 1:1,” katanya.

Saat ini, masih menurut pengakuan Hafidz, permintaan penggunaan ruang meeting terus meningkat.  “Apalagi kalau sudah semester kedua, kegiatan government itu banyak sekali, banyak yang tidak kebagian ruangan,” jelasnya.

Menangkap peluang tersebut, awal tahun ini Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta menambah lagi fasilitas ruang meeting-nya sebanyak lima ruangan baru dengan kapasitas sebanyak 50-70 orang per ruangan. “Kebetulan di lantai bawah banyak space yang belum terpakai. Kami maksimalkan untuk menambah ruang meeting, targetnya Juni-Juli ini sudah siap untuk digunakan,” jelasnya.

BACA JUGA:   Novotel dan ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square Hadirkan Dua Menu Baru

Dengan penambahan ruang pertemuan tersebut dirinya yakin revenue dari MICE akan melampaui dari revenue kamar. “Kekuatan kami memang dari sisi MICE karena sepanjang kawasan Simatupang ini tidak banyak hotel yang memiliki ruang meeting sebanyak kami. Diharapkan kontribusi segmen MICE akan melampaui pemasukan dari sisi kamar,” tutup Hafidz.