BerandaHotelHotel di Malaysia Kehilangan RM75 juta untuk Sewa Kamar

Hotel di Malaysia Kehilangan RM75 juta untuk Sewa Kamar

Published on

spot_img

Penyebaran virus Corona berdampak besar terhadap pariwisata di seluruh negara dunia. Salah satu negara yang terdampak COVID-19 cukup besar ialah Malaysia. Sektor-sektor yang berhubungan erat dengan pariwisata juga mengalami penurunan bisnis, salah satunya ialah sektor hotel.

Berdasarkan data dari Malaysian Association of Hotels (MAH) atau Asosiasi Hotel Malaysia, penurunan bisnis hotel terbesar terjadi saat China melakukan lockdown di negaranya.

BACA JUGA:  Rayakan Bulan Februari yang menakjubkan dengan My TAUZIA Privilege

Masa lockdown China dimulai sejak tanggal 26 Januari 2020. Masyarakat yang berada di negara tersebut dilarang untuk bepergian atau meninggalkan rumah selama masa lockdown berlaku. Tujuannya untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19 di negaranya.

Kebijakan untuk lockdown di China ternyata berdampak negatif untuk pariwisata di beberapa negara lainnya, termasuk Malaysia. Para pemangku kepentingan industri pariwisata di Malaysia mengaku dirugikan dengan kebijakan lockdown tersebut. Banyak masyarakat yang meminta pembatalan, penundaan, dan pengembalian dana dari pemesanan yang dilakukan sebelum COVID-19.

BACA JUGA:  Ayana Komodo Resort, Resor Bintang Lima Pertama di Labuan Bajo

“Saat pengumuman lockdown di China, banyak hotel terjebak di situasi seperti ini. Pembatalan pemesanan tersebut tidak hanya menghilangkan pendapatan hotel, tetapi juga membuat kamar hotel kosong,” kata Yap Lip Seng, Chief Executive Officer MAH.

Masalah lain muncul ketika banyak rombongan dan agen perjalanan yang menuntut untuk membatalkan perjalanannya juga. Para agen perjalanan meminta untuk segera dikembalikan uangnya karena mereka juga menerima pembatalan dari rekanan di luar negeri.

BACA JUGA:  Hotel Park Regis Arion Kemang Gelar Aksi Global Earth Hour 2023 dengan Tema Saving Energy

Kondisi ini diperburuk dengan situasi negara Malaysia yang juga terkena COVID-19. Situasi tersebut membuat semakin banyak pembatalan perjalanan, bukan hanya bagi wisatawan China, tetapi juga bagi wisatawan negara lain dan juga wisatawan domestik.

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...

IGF 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lelang Alat Golf dan Clearance Sale

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com — Indonesia Golf Festival (IGF) resmi digelar untuk kedua kalinya di...

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...