BerandaHotelHotel di Malaysia Kehilangan RM75 juta untuk Sewa Kamar

Hotel di Malaysia Kehilangan RM75 juta untuk Sewa Kamar

Published on

spot_img

Berkurangnya perjalanan yang dilakukan wisatawan mancanegara dan domestik membuat bisnis hotel turun. Mereka lebih memilih tetap berada di rumah lantaran takut tertular virus COVID-19 jika melakukan perjalanan. Dalam hal ini, Asosiasi Hotel Malaysia mencatat ada penurunan yang signifikan dari jumlah hunian kamar hotel yang ada di Malaysia.

Data yang terangkum hingga 20 Maret 2020, hotel-hotel di Malaysia telah terjadi pembatalan sekitar 193.000 kamar atau telah kehilangan pendapatan lebih dari RM75 juta. Kerugian tersebut belum termasuk pembatalan acara, konferensi, pameran, rapat, hingga kerugian makanan dan minuman.

BACA JUGA:  Rayakan 3 Tahun, Sango Hotel Management Hadirkan Program Tree For a Life

Data-data tersebut diambil dari hotel-hotel yang tersebar di 12 wilayah Malaysia, yakni Kedah, Perak, Pulau Pinang, Kuala Lumpur, Selangor, Pahang, Melaka, Negeri Sembilan, Johor, Sabah, Serawak, dan Terengganu.

Laporan pembatalan terbesar berasal dari Kuala Lumpur, Sabah, dan Selangor. Hotel yang berada di Kuala Lumpur telah menerima pembatalan kamar sebanyak 60.859, Sabah sebanyak 33.769 kamar, serta Selangor terjadi pembatalan 25.940 kamar.

BACA JUGA:  Teraskita Hotel Jakarta Tebar Promo di Bulan November

Sementara itu, kota Kinabalu, Sabah, Langkawi, dan Kedah juga terkena dampaknya karena merupakan tujuan populer wisatawan China. Tujuan wisata lainnya seperti Johor, Melaka, dan Perak juga menderita karena kehilangan banyak wisatawan.

“Pembatalan kamar ini hanyalah awal dari situasi saat ini. Di masa depan, sektor hotel akan merasakan kehilangan permintaan lebih dari biasanya karena banyak masyarakat dunia yang berhati-hati dalam bepergian,” jelasnya.

BACA JUGA:  Merayakan Momen Kemerdekaan dengan Staycation Nyaman di Oakwood Suites La Maison Jakarta

Ditambah dengan banyaknya negara yang memberlakukan lockdown di kondisi seperti ini, tentunya akan berdampak negatif terhadap pariwisata dunia karena akan diberlakukan pembatasan perjalanan di setiap negara. Dengan begini, permintaan kamar di hotel akan selalu mengalami penurunan di beberapa bulan mendatang.

spot_img
spot_img

ITB India 2026 Resmi Berlangsung di Mumbai selama Tiga Hari

India, Venuemagz.com -- ITB India 2026 sedang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Festival Musik PROJEK-D Vol.5 Siap Digelar, Ini Rundown Lengkapnya! 

Karanganyar, Venuemagz.com - Menghitung hari penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara resmi mengumumkan...

Sherlock Holmes Hadir di Bugis Town Singapura Lewat Pengalaman Immersif Resmi Pertama di Dunia

Singapura, Venuemagz.com -- Sebuah kasus pembunuhan fiktif kini menjadi pusat pengalaman wisata interaktif terbaru...

Archipelago Hotels Hadirkan Promo “September Save More”, Tawarkan Diskon 20% di 157 Hotel

Jakarta, VenueMagz.com – Memasuki kuartal keempat 2026, Archipelago Hotels menghadirkan program promosi bertajuk “September...

ITB India 2026 Resmi Berlangsung di Mumbai selama Tiga Hari

India, Venuemagz.com -- ITB India 2026 sedang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Festival Musik PROJEK-D Vol.5 Siap Digelar, Ini Rundown Lengkapnya! 

Karanganyar, Venuemagz.com - Menghitung hari penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara resmi mengumumkan...

Sherlock Holmes Hadir di Bugis Town Singapura Lewat Pengalaman Immersif Resmi Pertama di Dunia

Singapura, Venuemagz.com -- Sebuah kasus pembunuhan fiktif kini menjadi pusat pengalaman wisata interaktif terbaru...