InJourney Hospitality Siap Menyambut Idul Fitri2025

Thursday, 27 March 25 Bonita Ningsih

Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) memastikan kesiapan unit hotel yang dikelolanya serta berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik guna menjamin kenyamanan dankeamanan wisatawan selama libur Lebaran Idul Fitri 2025.

Libur Lebaran 2025 diprediksi akan mendorong lonjakan signifikan dalam pergerakan masyarakat dan wisatawan domestik. Berdasarkan data proyeksi, diperkirakan lebih dari 10,8 juta orang akan melakukan perjalanan udara melalui 37 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan libur lebaran, InJourney melakukan berbagai kesiapan mulai dari sisi kebandarudaraan, layanan penerbangan, dan juga destinasi wisata. Di sisi kebandarudaraan, melalui InJourney Airports memastikan 37 bandara yang dikelola beroperasi 24 jam, kecuali Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang tutup pada saat Hari Raya Nyepi pada 29 Maret 2024. Selain itu, diselenggarakan juga posko terpadu dengan mengerahkan hampir 17.000 personel tambahan guna memastikan keamanan dan keselamatan bagi penumpang.

Di sisi kesiapan destinasi pariwisata, InJourney Group berkolaborasi dalam menangkap trafik pergerakan wisatawan di destinasi wisata dengan menggelar sejumlah event dan program-program menarik untuk menciptakan pengalaman berkesan selama perjalanan mudik dan libur lebaran bagi para wisatawan.

Murti, Marketing Group Head InJourney, Retna menjelaskan, InJourney Group melakukan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholders “Untuk memastikan kesiapan dalam mendukung pengalaman perjalanan bagi wisatawan dan para pemudik lebih nyaman dan seamless dimulai dari bandara, layanan aviasi dan kebandarudaraan, hingga tiba di destinasi pariwisata,” katanya.

BACA JUGA:   Gratis Berbuka Puasa di Hotel 88 Mangga Besar

Retna juga menuturkan bahwa momentum periode libur lebaran merupakan periode yang krusial bagi sektor aviasi dan pariwisata dimana periode ini menjadi puncak perjalanan udara dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Sehingga, diharapkan sektor inimendorong pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia. 

“Sektor aviasi dan pariwisata merupakan backbone of the Indonesia’s economic growth, sehingga dengan momentum libur lebaran ini adalah waktu yang sangat penting bagi para pelaku pariwisata karena dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan dan pertumbuhan industri aviasi dan pariwisata,” ungkap Retna.

Kesiapan dan Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Injourney yang merupakan operator hotel yang saat ini mengelola 38 properti yang terdiri dari 37 hotel, 1 lembaga pendidikan serta sebagai pemilik 13 portofolio hotel, telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan kesiapan seluruh unit hotel dalammengantisipasi lonjakan wisatawan selama musim libur Lebaran 2025. Melalui program “Kembali Fitri Sepenuh Hati”, InJourney Hospitality berupaya menghadirkan pengalaman liburan yang bermakna bagi para tamu.

BACA JUGA:   InterContinental Bali Resort Raih Penghargaan “Best Meeting Hotel in Indonesia” pada M&C Asia Stella Awards 2025

InJourney Hospitality telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi puncak kunjungan wisatawan selama Idul Fitri Tahun 2025 yang diprediksi terjadi pada hari kedua Lebaran, yakni 1 April 2025. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama di tahun 2024, tingkat hunian hotel dibawah naungan InJourney Hospitality mencapai 77,9 persen dengan jumlah kamar terjual 3.623. Selama dua hari perayaan Idul Fitri 2025,seluruh klaster hotel diperkirakan mengalami peningkatan tingkat hunian dimana tingkat hunian tertinggi di region Bali sebesar 81.2persen, diikuti oleh Klaster Jawa dengan tingkat hunian sebesar 76.7 persen, dan Klaster Sumatera dengan tingkat hunian sebesar 75.4 persen, serta Klaster Kalimantan dengan tingkat hunian 71.4persen.

Tingkat hunian unit hotel dibawah naungan InJourney Hospitality diprediksi mengalami peningkatan sepanjang Idul Fitri Tahun 2025 dimana tingkat hunian tertinggi yaitu The Meru Sanur. Selanjutnya Merusaka Nusa Dua, Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach Bali dan The Manohara Yogyakarta.

Untuk menyambut tingginya minat wisatawan, InJourney Hospitality menghadirkan berbagai program spesial, seperti paket menginap Hari Raya, Halal Bi Halal Buffet, hantaran Lebaran, serta berbagai promosi eksklusif melalui platform digital dan agen perjalanan daring. Hal ini diprediksi berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan Food & Beverage sebesar 34% di Libur Lebaran 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:   Swiss-Belinn Cawang Luncurkan Tipe Kamar Baru Junior Suite

Kenaikan ini mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan bisnis Food & Beverage pada Ramadan dan Idul Fitri 2025, didorong oleh meningkatnya konsumsi, strategi pemasaranoptimal, serta potensi peningkatan jumlah pelanggan di berbagai operasional unit hotel.

Komitmen Pelayanan dan Pengalaman Menginap Bermakna

Christine Hutabarat, Direktur Utama InJourney Hospitality, menyampaikan bahwa InJourney Hospitality telah mengantisipasi lonjakan tingkat hunian dengan memastikan kualitas layanan serta pengalaman pelanggan tetap terjaga di seluruh properti yangdikelola.

InJourney Hospitality berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik dengan sentuhan keramahtamahan khas Indonesia di setiap touchpoint. “Kami juga terus melakukan berbagai improvement dari sisi operasional, fasilitas, serta peningkatankompetensi personel guna menjamin kenyamanan para tamu selama periode Idul Fitri 2025” ujar Christine.

Customer journey menjadi bagian fundamental yang harus dibangun guna menghadirkan memorable journey pengunjung yang mendorong loyalitas customer. Hal ini juga berkontribusi positif dalam mengembangkan dan menstimulus sektor pariwisata.