Jakarta, Venuemagz.com – Sektor perhotelan di Jakarta memiliki trend baru untuk meningkatkan kinerja bisnisnya di tengah situasi saat ini. Colliers Indonesia menyebutkan rebranding hotel tengah menjadi trend yang tengah dialami oleh sebagian hotel berbintang di Jakarta.
“Ada beberapa hotel di Jakarta yang sudah rebranding hotel mereka di tahun ini. Ada yang melakukan rebranding dengan ganti operator, ada juga yang menaikkan kelas bintangnya,” ungkap Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia dalam Colliers Virtual Media Briefing Q1 2026.
Menurut Ferry, terdapat empat faktor utama yang menyebabkan terjadinya rebranding di sejumlah hotel Jakarta. Faktor pertama adalah prioritas profitabilitas yang mana hotel tidak hanya sekadar mengejar volume hunian, tetapi ke optimalisasi pendapatan.
Kedua adalah untuk meningkatkan nilai aset. Dalam hal ini hotel akan menaikkan standarnya untuk memperkuat posisi jualnya maupun pembiayaan ulang (refinancing).
Ketiga adalah untuk penyegaran konsep dan estetika. Dalam hal ini, hotel melakukan renovasi dan meningkatkan fasilitas yang relevan dengan selera wisatawan muda yaitu Generasi Z. Berdasarkan riset, Gen Z lebih menyukai hotel yang mengutamakan gaya hidup serta desain menarik.
Faktor terakhir adalah adaptasi segmen pasar yang tengah berkembang saat ini. Di tengah berkurangnya pasar MICE dan pemerintahan, hotel akan mengalihkan fokusnya ke segmen lain berupa staycation, pengalaman gaya hidup, serta sektor food and beverage.
“Banyaknya rebranding ini sebagai salah satu strategi hotel untuk mengejar profit di tengah lesunya permintaan pasar. Mereka mulai mengubah konsep hotel sesuai permintaan pasar agar dapat memberikan pengalaman lebih juga bagi para tamunya,” jelas Ferry.
Daftar Hotel yang Melakukan Rebranding

1. ibis Styles Harmoni melakukan rebranding menjadi Artotel Harmoni Jakarta. Hotel ini mengganti manajemen operatornya yang sebelumnya Accor menjadi Artotel Group. Hotel ini juga menaikkan kelas bintangnya yang sebelumnya bintang tiga menjadi empat.
2. Swiss-Belhotel Sawah Besar rebranding menjadi Grand Platinum Jakarta. Hotel ini mengganti manajemen operatornya yang sebelumnya Swiss-Belhotel menjadi Platinum Hotel. Sebelumnya merupakan bintang empat, kini naik menjadi lima.
3. Alila SCBD berubah namanya menjadi Discovery SCBD. Hotel bintang lima ini mengganti manajemen operatornya yang sebelumnya Hyatt menjadi Discovery Hotels & Resorts.
4. Keraton at The Plaza – The Luxury Collection yang merupakan bintang lima rebranding menjadi Keraton at The Plaza – The Unbound Collection by Hyatt. Operator hotelnya pun berubah dari Marriot menjadi Hyatt.
5. ibis Budget Daan Mogot melakukan rebranding menjadi Mercure Jakarta Grogol. Hotel ini menaikkan kelasnya dari budget menjadi hotel bintang empat di bawah naungan Accor.





