BerandaHotelTravel + Leisure Co. dan Swiss German University Dorong Transformasi Pariwisata Indonesia 

Travel + Leisure Co. dan Swiss German University Dorong Transformasi Pariwisata Indonesia 

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Travel + Leisure Co. bersama Swiss German University (SGU) melakukan kerja sama dalam mempersiapkan standar kompetensi terbaru bagi sistem pendidikan di industri pariwisata. Kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding antara keduanya dan juga menghadirkan forum group discussion (FGD).

FGD dihadiri oleh sejumlah pakar akademisi serta praktisi industri pariwisata dari Travel + Leisure Co. dan juga SGU. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu utama seperti pentingnya integrasi teknologi khususnya Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan layanan para tamu tanpa menghilangkan sentuhan humanis. Lainnya adalah pembaruan standar sertifikasi untuk mempersiapkan talenta muda yang memiliki daya saing global.

“Kami sambut baik kerja sama ini karena program-program di dalamnya dapat membantu hotelier untuk menyiapkan masa depan yang lebih mumpuni di dunia perhotelan Indonesia,” kata Indra Budiman, Area General Manager, Travel + Leisure Co. melalui Konferensi Pers yang dilakukan setelah penandatanganan MoU di Wyndham Casablanca Jakarta.

BACA JUGA:  Perayaan Ulang Tahun Whiz Hotel Yogyakarta yang Bermanfaat

Rektor Swiss German University Samuel P. Kusumocahyo menambahkan kerja sama ini sebagai bentuk dukungan pihaknya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berpengalaman di sektor perhotelan. Pembahasan terkait AI menjadi salah satu hal menarik dalam FGD karena dapat diaplikasikan ke dunia perhotelan.

“Saat ini, AI dan digitalisasi itu dapat dimanfaatkan dalam operasional hotel. AI bisa digunakan untuk mengolah semua data-data customer hotel secara cepat dan dapat menjadi masukkan ke top manajemen dalam mengambil keputusan,” ucap Samuel dalam kesempatan yang sama. 

Dalam FGD pertamanya, Travel + Leisure Co. dan SGU menghasilkan sejumlah rekomendasi yang dapat menjadi landasan dalam membangun fondasi masa depan industri pariwisata. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan adalah merancang sertifikasi internasional dengan menyusun kurikulum yang diakui secara internasional untuk memvalidasi keahlian mahasiswa.

BACA JUGA:  Rayakan Ulang Tahun ke-3, ARTOTEL Casa Kuningan Gelar Acara "A Treasure Hunt of Memories"

Rekomendasi kedua adalah menerapkan manajemen berbasis AI dalam mengelola data riwayat tamu guna memberikan layanan yang lebih personal dan efisien. Ketiga adalah membuat konsep pembelajaran “Teaching Factory” berbasis digital. 

Teaching Factory adalah model pembelajaran berdasarkan dinamika industri terkini agar mahasiswa terbiasa dengan ekosistem pariwisata berbasis digital. Selama dua semester, mahasiswa SGU akan praktik kerja langsung ke industri, dalam hal ini di Wyndham Casablanca Jakarta.

“Ini akan menjadi kerja sama pertama kami dengan hotel untuk program teaching factory karena program seperti ini masih jarang di Indonesia. Program ini menguntungkan Wyndham Jakarta karena bisa mendapatkan calon karyawan yang sudah tahu seluk beluk hotel karena mereka telah mengikuti teaching factory,” jelas Samuel. 

BACA JUGA:  Oakwood Suites La Maison Jakarta Pererat Hubungan dengan Perwakilan Kedutaan Lewat Embassy Gathering

Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif khususnya dalam mengikuti tren global. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang memiliki ilmu dan mental dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata.

“Apa yang diharapkan tamu saat ini terus berkembang dan tidak selalu tercermin dalam pendekatan konvensional. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan standar yang dikembangkan mampu menjawab perubahan tersebut,” tutup Indra.

Saat ini, Travel + Leisure Co. telah mengawasi lebih dari 100 club resort di luar Amerika Utara dengan total portofolio aset klub yang melebihi US$1 miliar. Travel + Leisure Co. juga mengelola dan mengembangkan empat vacation ownership di kawasan ini seperti Club Wyndham Asia, Club Wyndham South Pacific, Accor Vacation Club Asia Pacific, dan Accor Vacation Club.

spot_img

Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 6 Juta Perjalanan Hingga Mei 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif hingga pertengahan tahun...

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

Hotel Sultan Ditutup, Bagaimana Nasib Bisnis MICE di Jakarta? 

Jakarta, Venuemagz.com - Belum lama ini, kawasan Hotel Sultan Jakarta telah resmi dieksekusi dan...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Luncurkan Pop Up Warung Jaksel dengan Cita Rasa Nusantara

Jakarta, Venuemagz.com - Dwangsa9 Indonesian Restaurant di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa resmi meluncurkan...

Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport Luncurkan Venue Pernikahan Baru dengan Suasana Resor

Jakarta, Venuemagz.com - Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport memperkenalkan venue pernikahan terbarunya berupa Pool...