BerandaHotelMenginap di Hotel Bintang 4 Sebulan Hanya Rp3 Juta

Menginap di Hotel Bintang 4 Sebulan Hanya Rp3 Juta

Published on

spot_img

Hotel lainnya di Bali yang juga memiliki paket menginap selama satu bulan yakni Swiss-Belhotel Rainforest. Hotel ini menawarkan paket menginap selama satu bulan dengan harga Rp3 juta net. Promo ini dapat digunakan selama dua bulan, yakni bulan April dan Mei 2020.

Dengan harga tersebut, para tamu dapat menginap di kategori kamar Deluxe. Paket ini hanya untuk kamar saja, tanpa mendapatkan sarapan, air mineral, dan amenitas di dalam kamar.

Sementara itu, fasilitas yang didapat tamu hotel dengan paket menginap satu bulan ini ialah pembersihan kamar dan handuk sebanyak dua kali seminggu. Selain itu, setiap tamu akan mendapatkan kebebasan akses ke semua fasilitas di area hotel.

BACA JUGA:  ASCOTT Hotels Regional Jakarta Gelar Aksi Bersih Sampah di Ragunan 

Bagi yang ingin menginap di Swiss-Belhotel Rainforest Bali, dapat melakukan pembayaran di muka melalui transfer rekening antar-bank. Setiap kamar hanya dapat ditempati oleh maksimal dua tamu.

Gladys Monica, Public Relations Swiss-Belhotel Rainforest, mengatakan, promo menginap ini dilakukan sebagai salah satu cara agar bisnis hotelnya tetap berjalan. Pasalnya, hingga saat ini sudah banyak hotel yang terdampak dengan adanya virus COVID-19.

BACA JUGA:  Pesta Seafood di Pullman Ciawi Vimala Hills

“Dampak paling berasa itu sepertinya di pariwisata ya, apalagi di Bali. Makanya, kita melakukan cara ini agar hotel tetap buka. Tapi, memang semua daerah struggle banget dalam menghadapi ini,” ujar Gladys.

Tingkat okupansi yang semakin hari kian menurun menjadi alasan utama pihak hotel membuat paket menginap ini. Diharapkan dengan adanya paket ini banyak masyarakat yang tertarik untuk menginap selama satu bulan di hotel Bali.

BACA JUGA:  Marlene Danusutedjo Terpilih Menjadi Ketua Himpunan Humas Hotel 2020-2022

“Lumayan terbantu dengan adanya paket ini. Ada sekitar 20 kamar yang sudah terisi saat ini dan semoga dapat bertambah nantinya,” katanya lagi.

Selain tingkat okupansi yang terganggu, COVID-19 juga menjatuhkan bisnis MICE di dalam hotel. Oleh karenanya, Gladys berharap agar wabah ini segera berakhir sehingga dapat memulihkan seluruh bisnis di industri pariwisata, khususnya sektor hotel Indonesia.

“Hotel kita memang biasanya paling ramai untuk industri MICE, khususnya pemerintahan. Tapi, dengan adanya wabah ini, kerugian yang didapat juga cukup besar,” ungkapnya.

Archipelago Hotels Hadirkan Seahaven Villas by Kamuela di Canggu

Bali, Venuemagz.com -- Canggu terus berkembang menjadi salah satu kawasan paling dinamis di Bali,...

TransNusa Buka Rute Baru Denpasar ke Surabaya

Jakarta, Venuemagz.com - Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan TransNusa dari Bali. Setelah sepanjang...

Menikmati Kolam Renang Indoor Tanpa Menginap di Atria Hotel Gading Serpong

Tangerang, Venuemagz.com – Atria Hotel Gading Serpong menawarkan pengalaman berenang tanpa harus menginap di...

Rayakan 20 Tahun Penyelenggaraan, DXI 2027 Usung Semangat Kolaborasi Lintas Hobi

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions mengumumkan akan kembali menggelar Deep and Extreme Indonesia...