Setiap akomodasi yang ditawarkan OYO Life difokuskan pada kenyamanan dan kemudahan bagi kaum milenial. Mereka yang menyewa kamar indekos akan mendapat fasilitas seperti televisi, Wi-Fi, kamera CCTV, jasa housekeeping, hingga layanan 24 jam. Berbeda dengan indekos pada umumnya, di OYO Life akan sering mengadakan acara untuk para penghuni indekos agar saling mengenal.
“Ini terkait tentang komunitas para penghuni indekos di sana. Jadi, akan ada acara yang melibatkan penghuni indekos, seperti gathering atau lomba-lomba,” katanya lagi.
Biaya yang ditawarkan OYO Life mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta ke atas, tergantung dari lokasi indekos yang akan dipilih. Sistem penyewaannya sama seperti indekos pada umumnya, yakni setiap satu bulan sekali melakukan perpanjangan sewa.
“Penyewaan indekos ini tetap setiap satu bulan sekali. Tapi, kalau nanti mau diperpanjang juga bisa. Pembayarannya pun gampang, bisa melalui berbagai metode payment yang sedang berkembang di era milenial ini,” ujar Eko.
Ke depannya, pihak OYO akan menambah mitra untuk memperbanyak kamar indekos yang tersebar di seluruh kota besar Indonesia. Eko menargetkan di tahun ini akan memiliki 10.000 kamar indekos yang tersebar di 10 kota besar.
“Ini target sampai akhir tahun 2019, memang agak agresif, tapi kita yakin untuk melakukannya karena banyak market kaum milenial di sana. Market terbesar kita ada di Jabodetabek, dan semoga kita mampu menjadi yang terbaik dalam segi indekos,” imbuh Eko.





