RedDoorz dan Bank Indonesia Kembangkan Sarhunta dan Homestay di NTB

Thursday, 17 November 22 Bonita Ningsih

Platform akomodasi multi-brand di Asia Tenggara, RedDoorz, terus berkomitmen untuk mendukung percepatan pemulihan industri pariwisata di Indonesia. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan mengembangkan dan membina sarana hunian pariwisata (Sarhunta) serta homestay di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tak hanya sendiri, RedDoorz, menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewujudkan itu semua. Kerja sama dilakukan saat keduanya hadir dalam acara Selebrasi UMKM Ekspor dan Pariwisata di Kuta Utara, NTB, beberapa waktu lalu.

Patricia Rose, General Manager RedDoorz Bali-Nusa Tenggara, mengatakan bahwa pengembangan ini dilakukan lantaran masih sedikitnya akomodasi yang tersedia di NTB. Padahal, menurutnya, NTB memiliki potensi pariwisata besar dan menjadi salah satu daerah yang memiliki destinasi terindah di Indonesia. 

BACA JUGA:   Hotel Park Regis Arion Kemang Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

“Kami melihat masih banyak masyarakat luar NTB yang kesulitan menemukan akomodasi saat berkunjung ke daerah ini. Alasannya karena memang belum banyak hotel di sana yang tersedia di platform digital,” ujar Patricia.

Oleh sebabnya, ia berharap kerja sama dengan BI Provinsi NTB dapat menghasilkan sesuatu yang baru di industri pariwisata. Memudahkan wisatawan untuk mendapatkan akomodasi terbaik di daerah NTB khususnya di kawasan desa wisata.

BACA JUGA:   Yello Hotel Manggarai Gelar Photo Contest Kemerdekaan

“Selain memudahkan para pelanggan, para pemilik sarhunta NTB juga dapat menarik lebih banyak pelanggan,” dia menambahkan.

Dalam hal ini RedDoorz akan membantu 14 sarhunta dan homestay di desa Bilebante dan desa Loteng, NTB. Seluruhnya akan dialihkan ke platform digital dari RedDoorz dan para pemilik properti serta pegawai juga diberikan pelatihan terkait hal tersebut.

“Platform digital dari RedDoorz dapat memudahkan property owner dalam manajemen, pemesanan, transaksi, hingga pemasaran properti mereka. RedDoorz yakin kerja sama ini dapat membantu menghubungkan sarhunta di NTB dengan para pelanggan dari seluruh Indonesia,” ucapnya lagi.

Heru Saptaji, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, memberikan kepercayaan terhadap RedDoorz untuk mengelola sarhunta dan homestay secara optimal. Menurutnya, pelaksanaan ini dapat membantu pemulihan industri pariwisata di provinsi NTB dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

BACA JUGA:   Gran Melia Jakarta Menerima Tiga Penghargaan dari World Luxury Hotel Awards 2023

“Kami sangat antusias melihat minat wisatawan yang kian meningkat untuk bepergian lagi sejak dimulainya era pasca pandemi. Oleh karenanya, kami percaya RedDoorz mampu mengoptimalisasikan platform digital yang dimilikinya,” kata Heru.