BerandaHotelOkupansi Hotel di Indonesia Menurun pada Juli 2025, Ini Penyebabnya

Okupansi Hotel di Indonesia Menurun pada Juli 2025, Ini Penyebabnya

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) terus mengalami pertumbuhan selama tahun 2025. Namun, hal tersebut tidak sejalan dengan tingkat hunian (okupansi) hotel yang tercatat menurun pada Juli 2025 dengan data Year on year (YoY).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada Juli 2025 mencapai 1,48 juta atau meningkat sebesar 13,01 persen jika dibandingkan Juli 2024. Pergerakan wisnus selama Juli 2025 juga tercatat ada 100,2 juta perjalanan atau mengalami pertumbuhan 29,72 persen jika dibandingkan Juli 2024. (baca selengkapnya: Kemenpar Sebut Kunjungan Wisman Meningkat, Tren Perjalanan Luar Negeri Menurun)

Sementara itu, pada periode yang sama, BPS melaporkan adanya penurunan untuk okupansi hotel di Indonesia. Okupansi hotel di Indonesia mengalami penurunan sebesar 3,57 poin persentase pada Juli 2025 jika dibandingkan Juli 2024. Secara kumulatif Januari-Juli 2025, okupansi hotel juga mengalami penurunan sebesar 3,54 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun 2024. 

BACA JUGA:  Rayakan HUT DKI Jakarta, Hotel Accor Berpartisipasi dalam Jakarta Fair Kemayoran 2023

Penurunan tingkat hunian hotel di Indonesia mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI). Menurut Ni Luh Puspa selaku Wakil Menteri Pariwisata, penurunan tersebut disebabkan oleh dua indikasi utama yang ke depannya harus dicarikan jalan keluarnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyampaikan “Laporan Kinerja Bulanan” pada September 2025.

Indikasi pertama adalah sebagian wisatawan beralih ke akomodasi alternatif. Kedua adalah pertumbuhan jumlah kamar hotel yang lebih cepat dibandingkan peningkatan jumlah wisatawan sehingga menimbulkan indikasi oversupply.

Hal senada juga disampaikan oleh Satria Wei sebagai Independent Hospitality Observer terkait kinerja hotel Indonesia di tahun ini. Menurutnya, saat ini performa hotel di Indonesia tengah mengalami penurunan signifikan yang juga disebabkan oleh dua faktor.

BACA JUGA:  ASTON Kemayoran City Hotel Rayakan Ulang Tahun ke-3 Selama Tiga Hari

Faktor pertama adalah berkurangnya kegiatan MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) dari sektor pemerintahan yang terjadi sejak November 2024 hingga Juni 2025. Momen Ramadan dan Idul Fitri yang terjadi selama Maret 2025 juga memberikan dampak bagi bisnis hotel secara kumulatif hingga saat ini. 

“Bahkan, hingga saat ini pun kegiatan MICE dari pemerintah belum kembali seperti semula. Hal  ini tentunya berdampak yang cukup besar bagi hotel-hotel MICE di Indonesia,” ujar Satria saat dihubungi tim venuemagz.com di Jakarta pada 8 September 2025.

BACA JUGA:  Jungle Light Hadir dalam Malam Pergantian Tahun di All Seasons Jakarta Thamrin

Meskipun mengalami penurunan secara YoY, Kemenpar mencatat adanya peningkatan jumlah kamar yang terisi secara bulanan. Rata-rata okupansi kamar hotel di Indonesia pada Juli 2025 telah mencapai 52,79 persen atau meningkat dari Juni 2025 yang hanya 49,98 persen.   

Menurut Ni Luh, hal tersebut dipengaruhi oleh tingginya penyelenggaraan event dan MICE di luar pemerintahan yang terjadi di kota-kota besar Indonesia. Seperti diketahui, penyelenggaraan kegiatan MICE menciptakan multiplier effect sehingga berdampak positif terhadap bisnis hotel di sekitarnya. 

“Aktivitas semacam ini terutama yang menghadirkan keramaian di sekitar destinasi pariwisata berpotensi menjadi penggerak okupansi dan dapat menghidupkan industri perhotelan,” ucap Ni Luh Puspa. 

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Perkuat Pariwisata Nasional, Kemenpar Genjot Event Daerah hingga Tingkatkan Hospitality 

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional. Berbagai...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...