Jakarta, Venuemagz.com – Kebiasaan dan preferensi para pelancong asal Indonesia kini telah mengalami pergeseran signifikan. Wisatawan tak hanya mencari tempat bermalam, melainkan pengalaman menginap yang autentik, berkesan, dan memiliki keterikatan kuat dengan budaya serta lingkungan setempat.
Menjawab kebutuhan tersebut, IHG Hotels & Resorts (IHG) menghadirkan ragam inovasi brand yang disesuaikan dengan profil wisatawan modern di Indonesia. IHG hadir melalui berbagai merek di segmen luxury, premium, dan mainstream untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan tujuan perjalanan.
“Wisatawan kini menginginkan lebih dari sekadar tempat untuk menginap. Mereka mencari pengalaman yang memiliki keterkaitan nyata dengan destinasi, baik melalui budaya, kuliner, alam, maupun wellness. Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan pengalaman tersebut,” ujar Vivek Bhalla, Managing Director, Southeast Asia & Korea IHG saat menghadiri Media Gathering di Jakarta pada 4 November 2026.

Salah satu brand dengan pertumbuhan tercepat milik IHG di Indonesia adalah Hotel Indigo. Hotel ini mengusung konsep neighbourhood story telling yang mengangkat keunikan budaya, tradisi, dan komunitas lokal di sekitar hotel.
Saat ini, hotel Indigo telah beroperasi di tiga lokasi yaitu Bandung, Bintan, dan Bali. Nantinya, akan ada tambahan enam hotel lainnya dalam pipeline pengembangan yang berlokasi di Yogyakarta dan Ubud.
Sementara itu, untuk wisatawan penyuka gaya praktis dan modern dapat mencoba portofolio IHG yang lain yaitu Holiday Inn Express Bandung Braga. Properti ini hadir sebagai hotel pertama di kawasan East Asia & Pacific yang mengusung desain generasi kelima (5th Generation). Konsep ini memadukan desain kontemporer, ruang untuk bersosialisasi, serta kamar modern yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.
Bagi penikmat hotel luxury dan lifestyle, IHG memiliki banyak pilihan properti yang dapat dinikmati pelancong Indonesia. Segmen ini menjadi bagian penting pertumbuhan IHG di Indonesia karena banyak brand di dalamnya seperti Six Senses, Regent, InterContinental, Kimpton, serta Vignette Collection.
Dalam waktu dekat, IHG siap membuka Kimpton Suntaya Bali Ubud yang dijadwalkan hadir pada akhir 2026. Hotel ini akan menghadirkan konsep wellness yang khas, dengan fokus pada pemulihan, penyeimbangan kembali, pemulihan kondisi tubuh, serta aktivitas gerak yang dipandu.
“Keberagaman ini membuka ruang bagi kami untuk berkembang di berbagai segmen. Mulai dari Holiday Inn Express hingga Hotel Indigo dan berbagai brand luxury dan lifestyle kami, IHG dapat menghadirkan pengalaman menginap yang khas dan berkesan bagi setiap wisatawan,” tambahnya.
Berdayakan Masyarakat Lokal
Komitmen IHG di Indonesia tidak berhenti pada pengalaman tamu semata. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui pemberdayaan masyarakat lokal dan prinsip keberlanjutan.
Hingga saat ini, IHG telah mempekerjakan hampir 3.700 orang di Indonesia dengan lebih dari 95 persennya merupakan tenaga kerja lokal. IHG juga bekerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan di Jakarta, Bali, dan Bandung untuk mengembangkan generasi berikutnya dari tenaga profesional di industri perhotelan.
Hotel-hotel IHG di Indonesia juga telah bekerja sama dengan berbagai pelaku usaha lokal seperti petani, nelayan, dan perajin. Kemitraan ini mendukung mata pencaharian masyarakat, meningkatkan apresiasi terhadap produk lokal, serta membantu menggerakkan perekonomian setempat.
Sebagai contoh, Regent Bali Canggu bekerja sama dengan petani lokal melalui konsep nature-to-table SAZÓN. Sementara itu, Holiday Inn Cikarang Jababeka memperkenalkan teh artisan yang ditanam oleh petani di Jawa Barat kepada para tamu.
Lebih dari itu, IHG juga bekerja sama dengan lebih dari 40 mitra komunitas di Indonesia dalam berbagai inisiatif sosial. Salah satunya adalah Saab Shares, organisasi nirlaba yang memberdayakan para ibu dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Pada 2025, berbagai inisiatif komunitas IHG di Indonesia memberikan dampak positif bagi 14.000 orang.
Dengan menyatukan kekayaan alam Nusantara, keunikan budaya lokal, dan layanan perhotelan berstandar internasional, IHG terus membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis yang sukses adalah pertumbuhan yang memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat di sekitarnya.




