Aneka Peluang Kerja di Era Revolusi Industri 4.0

Saturday, 17 July 21 Venue

Era Revolusi Industri 4.0 mengubah segala urusan jadi serba simpel dan cepat. Perusahaan mulai memikirkan kandidat-kandidat yang tepat dan sesuai untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan ini.

 “Beberapa hal yang dulu sempat begitu sulit, sekarang jadi lebih mudah diproses. Hal ini memunculkan berbagai profesi baru, sebagai bentuk penyesuaian kebutuhan perusahaan dan para startup yang mulai berkembang pesat,” ujar Muhammad Alvin Al Huda, CEO CV. Huni Raya Group dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (15/7/2021).

Ia menambahkan, beberapa di antaranya adalah profesi yang cenderung membutuhkan kreativitas manusia untuk bersaing dan membuat inovasi baru.  “Karena revolusi industri 4.0 memiliki kecepatan perubahan yang eksponensial. Artinya, perkembangan industri akan semakin cepat seiring pertambahan waktu. Tak ada lagi waktu untuk bermain-main,” tuturnya. Berikut aneka pekerjaan yang jadi peluang besar di era Revolusi Industri 4.0.

•            App Developer

BACA JUGA:   Hoaks Banyak Tersebar Melalui Aplikasi Chatting dan Medsos

Setiap perusahaan yang bergerak di berbagai macam bidang, berlomba-lomba menciptakan aplikasi untuk menunjang kemudahan para konsumennya di masing-masing smartphone. Orang-orang yang menciptakan aplikasi itu disebut App Developer. Untuk menjadi seorang App Developer, kemampuan yang harus dikuasai yaitu memahami algoritma dan logika pemrograman, seperti Java, C++, Phyton, Ruby dan masih banyak lagi.

•            Web Developer

Kurang lebih sama seperti App Developer, namun Web Developer berfokus pada situs web. Perusahaan membutuhkan website agar produk dapat lebih dikenal dan menjangkau calon konsumen. Web Developer harus mempelajari dan menguasai front-end, back-end developer, HTML, CSS, dan lainnya.

•            Content Creator

Sebuah produk akan dikenal masyarakat luas jika dikemas dengan iklan yang dapat membuat orang penasaran dan tertarik dengan produk tersebut. Bagaimana membuat orang terpengaruh untuk membeli atau menggunakan produk adalah tugas dari Content Creator. Untuk menjadi seorang Content Creator yang baik diperlukan soft skill yaitu kreativitas dan inovasi untuk menciptakan konten menarik.

BACA JUGA:   Menjadi Warganet yang Beretika

•            SEO Specialist

Seorang SEO Specialist dituntut untuk selalu update terhadap perkembangan informasi mengenai algoritma Google yang terus menerus diperbarui. Bagi perusahaan yang mengandalkan digital marketing dalam memasarkan produk mereka, peran SEO sangat vital bagi bisnis perusahaan. Profesi Spesialis SEO masih sangat jarang ditekuni, sehingga para perusahaan berani memberikan bayaran yang cukup besar untuk posisi ini.

•            Social Media Specialist

Hampir semua orang mempunyai setidaknya dua akun sosial media dari berbagai platform. Perusahaan memanfaatkan sosial media untuk berinteraksi atau membangun hubungan dengan pelanggan atau target market, juga memasang iklan. Tugas Social Media Specialist adalah membuat ide konten dan menganalisa feedback dari warganet.

•            Data Scientist

Di awal disebutkan istilah-istilah yang terkait dengan Industri 4.0, salah satunya adalah Big Data. Seorang Data Scientist lah yang akan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa, dan mempresentasikan data-data yang ada untuk menghasilkan informasi yang berguna. Informasi tersebut nantinya jadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk perusahaan.

BACA JUGA:   Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Masyarakat Digital

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).