Media sosial (medsos) dapat menghubungkan antara informasi dengan pembaca. Melalui media sosial, berbagai informasi membanjiri ruang publik, arus informasi yang begitu deras tanpa batas.
“Media sosial dapat bersifat positif apabila dimanfaatkan secara benar untuk mengedukasi dan mengoptimalkan manfaat praktis media sosial,” ujar Rabindra Soewardana, Direktur Radio OZ101.2 FM Bali, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (21/9/2021).
Dampak positif pemanfaatan media sosial, kata dia, juga ditandai dengan berkembangnya marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli, e-commerce, UMKM yang memanfaatkan toko online, gojek, rental mobil rumahan dan berkembangnya economic sharing resources sehingga semakin masifnya start-up bisnis yang membuka peluang usaha baru, menciptakan pasar baru dan menggunakan sarana promosi baru yang efektif dan efesien berkat pemanfaatan positif media sosial.
Menurut Rabindra, terdapat beberapa dampak positif dari penggunaan media sosial, di antaranya:
- Sebagai media penyimpanan informasi. Yang sangat mudah menyebar melalui situs jaringan sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut.
- Situs jaringan sosial membuat anak dan remaja lebih bersahabat, perhatian. Dengan mengggunakan situs-situs web, para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
- Media sosial dapat menyambung tali silaturrahmi memudahkan bagi orang yang memiliki sanak saudara yang jauh, jaringan sosial ini sangat bermanfaat dan berperan untuk mempertemukan kembali keluarga dan kerabat yang berada jauh dari kita, dan yang jauh dengan yang lama sudah tidak bertemu. Hal tersebut dapat dilakukan lewat media maya seperti video call.
- Mempermudah berbelanja, seperti menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari di media sosial, online shop, pria dan wanita. Hal ini memungkinkan para pengusaha kecil mempromosikan produk dan jasa tanpa mengeluarkan banyak biaya. Apalagi bagi mahasiswa yang membutuhkan uang dengan kerja sampingan yang tidak begitu sulit. Mereka cukup bermodal gawai dan kuota lalu mempromosikannya, mulai dari teman ke teman, tetangga, bahkan yang jauh.
- Media sosial juga dapat memanfaatkan sebagai jalan dakwah atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam. Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial. Pengguna bisa bersosialisasi dengan publik mengelola jaringan pertemanan, dan beradaptasi dengan siapapun, bahkan orang yang tidak dikenal dari seluruh penjuru dunia.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).





