BerandaNews17.000 Warga Inggris Bermasalah Selama Di Luar Negeri

17.000 Warga Inggris Bermasalah Selama Di Luar Negeri

Published on

spot_img

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh lembaga Helping British Nationals Abroad, staf konsulat Inggris memberikan bantuan lebih dari 17.000 warga negara Inggris yang membutuhkan bantuan darurat di luar negeri selama periode 2014-2015. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Foreign and Commonwealth Office (FCO) menerbitkan hampir 38.000 dokumen perjalanan darurat untuk membantu warga negara Inggris kembali ke negaranya.

Jaringan Kedutaan Besar Inggris di dunia serta Konsulat Jenderal Inggris menangani lebih dari 470.000 permohonan, dan petugas Foreign and Commonwealth Office membantu warga negara Inggris di 15 situasi krisis di seluruh dunia. Hal tersebut terjadi karena warga negara Inggris semakin banyak yang berwisata ke luar negeri.

BACA JUGA:  Thailand Keluarkan Larangan Merokok di 20 Pantai

Pada 2014, warga negara Inggris melakukan 60 juta perjalanan wisata ke luar negeri, dan lebih dari lima juta orang diperkirakan menetap di luar negeri. Menanggapi hal tersebut, Grant Shapps, Menteri Luar Negeri Inggris, mengatakan, “Setiap hari petugas kami mendedikasikan dirinya untuk membantu warga negara Inggris di seluruh dunia, dari melakukan kunjungan ke rumah sakit, menghubungi teman atau keluarga di Inggris, hingga menyediakan dokumen perjalanan darurat sehingga mereka dapat kembali ke rumahnya.”

BACA JUGA:  Panorama Group Sediakan Fasilitas Cuci Tangan di Kemenparekraf

“Laporan ini menunjukkan apa yang dikerjakan oleh petugas kedutaan setiap harinya. Namun, hal itu juga menunjukkan hal penting apa yang harus dijaga selama bepergian ke luar negeri demi keamanan masing-masing, dari mengecek dokumen penting yang harus dibawa, menggunakan asuransi perjalanan, hingga riset mengenai keamanan dan kesehatan di negara tujuan,” tambah Grant.

“Kebanyakan dari kita menanti-nanti liburan yang fantastis dan bebas dari segala permasalahan. Namun, bagi yang mengalami masalah ketika berlibur, petugas FCO kami siap membantu menyelesaikan masalah tersebut,” kata Grant.

BACA JUGA:  Belajar Pariwisata Melalui Indonesia Tourism E.Learning

Tren penting pada laporan tersebut termasuk menurunnya warga negara Inggris yang dipenjara sebesar 12 persen, serta turun 11 persen yang dilaporkan meninggal. Sementara itu, warga Inggris yang masuk rumah sakit meningkat tiga persen. Yang menarik, kasus gangguan mental meningkat hampir 50 persen selama lima tahun terakhir, jadi ini merupakan area yang perlu mendapat perhatian lebih oleh petugas Kedutaan Inggris maupun Konsulat Jenderal Inggris.

Penulis: Harry Purnama

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...