BerandaHotelAktivitas MICE Meningkat, Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Berada Pada Level 60...

Aktivitas MICE Meningkat, Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Berada Pada Level 60 Persen

Published on

spot_img

Colliers Indonesia memprediksi tingkat hunian (okupansi) hotel-hotel yang ada di Bali akan terus meningkat pada tahun 2022. Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, menyebutkan okupansi hotel Bali akan berada di level 60 persen pada akhir tahun 2022 mendatang.

“Okupansi hotel di Bali pada tahun 2020 turun di bawah 20 persen, kemudian 2021 mulai ada peningkatan pada market domestik, dan akhir 2022 nanti akan semakin meningkat. Tentunya dengan beberapa asumsi-asumsi di dalamnya,” jelas Ferry. 

BACA JUGA:  Okupansi Hotel di Jakarta dan Surabaya Mulai Mendekati Angka Sebelum Pandemi

Menurutnya, okupansi hotel dapat meningkat karena adanya pelonggaran aturan perjalanan yang dibuat pemerintah. Tak hanya domestik, pemerintah juga telah membuka penerbangan internasional dari beberapa negara sehingga dapat memperkuat okupansi hotel di Bali.

“Dilihat dari data, April hingga Desember 2021 itu sudah mulai meningkat wisatawan yang masuk ke Bali. Walaupun ada penurunan di Februari 2022, tetapi, itu memang sudah menjadi pola setiap tahunnya,” ujarnya lagi.

Adanya pelonggaran karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri juga memberikan dampak positif bagi pariwisata Bali, khususnya tingkat hunian hotelnya. Ditambah dengan dihapuskannya aturan tes PCR semakin mempermudah wisatawan asing untuk masuk ke Bali.

BACA JUGA:  Adiwana Suweta Menjadi Hotel Baru Terfavorit di Dunia Versi Tripadvisor

“Memang salah satu penyebab turunnya okupansi beberapa waktu belakangan ini karena adanya batasan. Masalah karantina yang harus beberapa hari membuat para turis enggan masuk ke Bali karena menurut mereka karantina itu mengurangi waktu liburan mereka,” ucap Ferry.

Selain itu, meningkatkan aktivitas MICE di Bali juga akan membantu pertumbuhan okupansi hotel di wilayah tersebut. Pada tahun ini, pemerintah telah mempersiapkan serangkaian kegiatan MICE berskala internasional untuk digelar di Bali. Salah satunya adalah pagelaran akbar G20 yang dibalut dengan serangkaian acara di dalamnya.

BACA JUGA:  Laska Hotel Ciletuh Menjadi Hotel Berbintang Pertama di Geopark Ciletuh

“Semoga KTT G20 ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana awal karena saat ini ada ketegangan dari beberapa negara dunia, termasuk Ukraina. Kalau ancaman tersebut bisa terjadi, prediksi kita akan berubah lagi untuk hotel-hotel di Bali,” katanya lagi.

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

Usai Renovasi, Novotel Bali Benoa Tawarkan Fasilitas dan Kegiatan Menarik

Novotel Bali Benoa baru saja menyelesaikan renovasinya dengan mengedepankan konsep modern minimalis. Kendati demikian,...

Conrad Bali Lakukan Renovasi Kura Kura Kids Club

Conrad Bali baru menyelesaikan renovasi terkait salah satu fasilitas yang dimilikinya yaitu Kura Kura...

Hotel TRIBE Pertama Hadir di Bali

TRIBE, bagian dari Ennismore, sebuah merek gaya hidup global yang kolektif, telah membuka hotel...