Basarnas Tetap Siaga Selama Pertemuan Tahunan IMF-WBG

Monday, 15 October 18 Nila Sofianty
Basarnas Pertemuan Tahunan IMF-WBG

Salah satu event terbesar MICE skala dunia yang seminggu penuh digelar di Bali tetap menjadi pantauan Badan SAR Nasional. Demikian disampaikan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S.Sos, M.M, saat mengunjungi dan memberi pengarahan kepada jajarannya di kantor Basarnas Denpasar Bali pada 11 Oktober 2018.

Syaugi menjelaskan, kantor Basarnas tetap siaga sewaktu-waktu dibutuhkan bukan karena berharap yang tidak baik, tapi sesuai SOP Basarnas tetap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Pihaknya menekankan bahwa Basarnas siap jika terjadi kejadian bencana yang memakan korban jiwa di mana pun, termasuk event internasional IMF-WB, karena tugas Basarnas sesuai dengan UU No.29 tahun 2014.

Syaugi menambahkan, pihaknya selalu melakukan evaluasi dari segi personel dan peralatan di tingkat daerah untuk menghadapi bencana, termasuk pasca-bencana gempa Situbondo yang berimbas ke Jembrana, Bali. Selain itu, pihaknya juga selalu bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana, seperti antisipasi erupsi Gunung Agung.

“Erupsi Gunung Agung di Karangasem kita standby terus di sana. Kita latih personel, dan kita siapkan peralatan 24 jam karena kita tidak tahu bencana datang kapan,” ujar Syaugi. “Khususnya kalau ada bencana segera laporkan ke Basarnas call center 115. Kecepatan kita itu sangat diperlukan untuk menolong, dan response time itu kita paling lama 30 menit, dan kita di Bali ini ada tiga pos, yakni di Jembrana, Buleleng, dan Karangasem.”