Collaboraction Indonesia dan Singapura untuk Menggelar Konser Musik Internasional

Wednesday, 13 March 24 Harry
sandiaga uno indonesia singapura

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Pejabat Menteri Perdagangan Singapura sekaligus Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Grace Fu Hai Yien pada 8 Maret 2023. Pertemuan itu untuk membahas potensi kolaborasi antara Indonesia dan Singapura dalam menghadirkan berbagai event berkelas internasional, terutama konser-konser yang menghadirkan musisi kelas dunia.

Hal tersebut berkaca dari penyelenggaraan konser Taylor Swift di Singapura yang memberikan dampak perekonomian sangat besar bagi Singapura karena pengeluaran para penonton konser ini lima kali lipat lebih besar dibanding wisatawan biasa.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia saat ini tengah menyiapkan Indonesia Tourism Fund sebagai penyedia dana pendamping dan insentif bagi pelaku parekraf di Tanah Air. “Strateginya kita menawarkan insentif khusus bagi para promotor atau event organizer yang akan mendatangkan atraksi internasional di Indonesia,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:   Berkunjung Ke Singapura di Masa Pandemi? Persyaratan Berikut Wajib Dipenuhi

Insentif ini tidak terbatas untuk penyelenggaraan konser musik saja, tapi juga untuk penyelenggaraan event kebudayaan dan olahraga. Selain insentif, Kemenparekraf juga akan kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk menyiapkan infrastruktur penunjang, digitalisasi perizinan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), dan pemberantasan calo untuk meningkatkan persaingan Indonesia dengan negara Asia Tenggara lain dalam menghadirkan event-event berkelas internasional.

BACA JUGA:   GIPI Berikan Dua Dokumen Penting Ke Sandiaga Uno

“Kami meyakini dengan digitalisasi perizinan konser atau perizinan satu pintu, promotor tidak akan mengalami kesulitan dan dapat mengeluarkan biaya yang lebih murah selama pengajuan izin. Mekanisme ini juga akan memangkas alur perizinan serta membuat proses yang ada menjadi lebih transparan,” katanya.

Meski demikian, Sandiaga mengungkapkan, musisi nasional sebenarnya tidak kalah berkualitas dengan musisi-musisi internasional. Terlebih, Indonesia memiliki banyak festival-festival musik yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga musisi lokal juga berkesempatan mendapat panggung di negeri sendiri.

BACA JUGA:   Menginap di Shangri-La Dapat Asuransi COVID-19 Gratis

“Banyak juga musisi Indonesia dan internasional yang berkolaborasi, seperti konser Coldplay di Jakarta dan Jonas Brothers di ICE BSD. Kita harus mampu meningkatkan kapasitas kompetensi musisi nasional melalui pengembangan teknologi, akses digitalisasi, maupun strategi pemasaran yang inovatif melalui pemanfaatan platform digital,” ujar Sandiaga.