BerandaNewsDana Bantuan Penanganan COVID-19 Bertambah

Dana Bantuan Penanganan COVID-19 Bertambah

Published on

spot_img
spot_img

Pandemi COVID-19 telah membuat banyak pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kehilangan pekerjaan. Untuk itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mendata seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk penyaluran bantuan.

Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, Kemenparekraf awalnya telah merealokasi anggaran sebesar Rp500 miliar untuk mendukung penanganan COVID-19, seperti kerja sama dengan industri perhotelan dan transportasi dalam penyediaan akomodasi bagi tenaga kesehatan, gerakan masker kain, ajakan masyarakat untuk jaga jarak, pelatihan online, serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam kebijakan stimulus bagi industri.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Candi Borobudur Sebagai Kawasan Green Tourism

Namun, dalam perkembangannya, Kemenparekraf mendapatkan tambahan dana dari pemerintah sehingga total dana untuk penanggulangan COVID-19 sebesar Rp1,097 triliun.

“Untuk itu, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif saya minta untuk segera melapor ke Pusat Krisis Terintegrasi sebagai jalur komunikasi dan edukasi bagi masyarakat melalui contact center COVlD-19 +628118956767 WhatsApp atau email info@kemenparekraf.go.id,” kata Wishnutama.

BACA JUGA:  Singapore Airlines Kurangi Kapasitas Hingga 96 Persen

Wishnutama juga menjelaskan, pihaknya terus berupaya mengumpulkan data-data tenaga kerja, baik dari dinas, asosiasi, industri, asosiasi musisi, produser film, seni pertunjukan, dan lainnya agar pendataan penyaluran kartu prakerja yang sedang dilakukan dapat tepat sasaran. Data tersebut nantinya akan dicek ulang dengan kementerian dan lembaga lain supaya tidak ada duplikasi data.

“Kami terus berusaha mendata baik itu pekerja formal maupun informal. Yang formal kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan yang informal bisa kami tangani. Data yang masuk di tim, ada 80.000 data yang masuk. Kami harapkan setelah proses cleansing akan bertambah menjadi 120.000 tenaga kerja. Jumlah itu gabungan dari tenaga kerja yang informal, PHK, dan dirumahkan. Pelaku seni dari federasi musisi Indonesia, persatuan karyawan film dan televisi juga termasuk di dalamnya,” katanya.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...