Surabaya, Venuemagz.com – Epson Indonesia secara resmi membuka Epson Solution Center Surabaya, sebuah pusat solusi terintegrasi yang menghadirkan berbagai inovasi teknologi terkini untuk mendukung kebutuhan bisnis dan industri di wilayah Jawa Timur.
Berlokasi di Jl. Raya Gubeng No. 62 Surabaya, kehadiran Epson Solution Center ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendekatkan teknologi kepada pelanggan, sekaligus memberikan pengalaman langsung melalui demonstrasi produk dan konsultasi bersama tim ahli Epson.
Dalam acara grand opening yang berlangsung pada 31 Maret 2026, para tamu undangan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi beragam solusi Epson, mulai dari teknologi printing, visual display, hingga solusi industri yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.
Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia, mengatakan, pembukaan Epson Solution Center Surabaya merupakan langkah nyata untuk semakin mendekatkan inovasi kepada pelanggan, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki potensi bisnis yang sangat dinamis.
“Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar teknologi—kami ingin menciptakan ruang di mana pelanggan dapat merasakan langsung bagaimana solusi Epson dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, sekaligus mendukung praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” ujar Ng Ngee Khiang.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Epson Solution Center Surabaya menjadi bukti komitmen Epson Indonesia untuk mendekatkan Solusi Teknologi – menyediakan akses langsung ke produk dan konsultasi profesional. Kemudian memberikan Pengalaman Interaktif – memungkinkan pelanggan mengeksplorasi inovasi secara langsung sebelum mengambil keputusan bisnis. Terakhir, guna mendukung pertumbuhan bisnis dan pendidikan – solusi yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan.
Dengan pusat solusi ini, pelanggan tidak hanya melihat teknologi, tetapi dapat merasakan dampaknya bagi bisnis mereka. “Kami percaya teknologi terbaik adalah yang mampu memberikan manfaat nyata, baik secara bisnis maupun lingkungan,” tutup Ng Ngee Khiang.





