BerandaNewsGaet Wisatawan Bisnis, Arab Saudi Rilis E-Gate

Gaet Wisatawan Bisnis, Arab Saudi Rilis E-Gate

Published on

spot_img

Pemerintah Arab Saudi berkomitmen menjadi salah satu destinasi MICE dunia pada 2018. Komitmen itu, menurut Tariq A. Al Essa, Executive Manager Saudi Exhibition and Convention Bureau (SECB), ditandai dengan peluncuran sistem gerbang elektronik (e-gate) bagi investor dan wisatawan bisnis pada 8 November 2015.

Al Essa menjelaskan, setidaknya ada dua keuntungan dari pengaplikasian sistem e-gate. Pertama, sistem itu mampu merampingkan banyak aspek dalam industri pariwisata dan MICE, seperti kemudahan memperoleh visa hingga pemesanan hotel. Kedua, e-gate akan mempermudah investor dalam mengantongi perizinan melalui jalur cepat.

BACA JUGA:  Pentingnya Kualitas Ilmu Pariwisata Indonesia

Dua keuntungan itu membuat Abdullah S. Al Jehani, President Advisor and Supervisor for Establishing SECB, optimistis kunjungan business traveler ke Arab Saudi akan melambung. Setiap tahun, Arab Saudi dikunjungi 15 juta orang, di mana 50 persen di antaranya datang untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. “Pertumbuhan wisata kami mencapai 4-5 persen per tahun, yang membuat kami yakin dapat mencapai 20 juta pengunjung di tahun 2020,” kata Al Jehani.  

BACA JUGA:  Kemenparekraf Siapkan Tiga Side Event Menjelang HUT Republik Indonesia

Al Jehani menambahkan, tahun lalu Arab Saudi menjalankan berbagai proyek pariwisata domestik senilai US$11,6 miliar (Rp150,8 triliun), dengan pengembangan wisata religi mencapai US$45,3 miliar (Rp588,9 triliun). Sementara itu, kontribusi pariwisata domestik terhadap pendapatan Arab Saudi mencapai US$18,7 miliar (sekitar Rp243 triliun) per tahun, sedangkan wisata religi menyumbang sekitar US$27 miliar (Rp351 triliun).

Penerapan sistem e-gate, menurut Al Essa, ditopang oleh proyek pembangunan pusat konvensi di sejumlah kawasan di Arab Saudi, seperti Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah. Sepanjang 2015, negara yang terletak di kawasan Jazirah Arab itu menjadi tuan rumah bagi 220 event perdagangan bertaraf nasional dan internasional.

BACA JUGA:  LAMITE 2018 akan Diselenggarakan di Republik Dominika

“Penurunan harga minyak dunia ternyata membuka kesempatan bagi kami melakukan diversifikasi ekonomi serta mengeksplorasi sektor yang belum dimanfaatkan selama ini, seperti MICE, petrokimia, pengolahan air, sports event, dan perhotelan,” imbuh Al Essa.

Penulis: Siska Maria Eviline

spot_img
spot_img

ITB India 2026 Resmi Berlangsung di Mumbai selama Tiga Hari

India, Venuemagz.com -- ITB India 2026 sedang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Festival Musik PROJEK-D Vol.5 Siap Digelar, Ini Rundown Lengkapnya! 

Karanganyar, Venuemagz.com - Menghitung hari penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara resmi mengumumkan...

Sherlock Holmes Hadir di Bugis Town Singapura Lewat Pengalaman Immersif Resmi Pertama di Dunia

Singapura, Venuemagz.com -- Sebuah kasus pembunuhan fiktif kini menjadi pusat pengalaman wisata interaktif terbaru...

Archipelago Hotels Hadirkan Promo “September Save More”, Tawarkan Diskon 20% di 157 Hotel

Jakarta, VenueMagz.com – Memasuki kuartal keempat 2026, Archipelago Hotels menghadirkan program promosi bertajuk “September...

ITB India 2026 Resmi Berlangsung di Mumbai selama Tiga Hari

India, Venuemagz.com -- ITB India 2026 sedang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Festival Musik PROJEK-D Vol.5 Siap Digelar, Ini Rundown Lengkapnya! 

Karanganyar, Venuemagz.com - Menghitung hari penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara resmi mengumumkan...

Sherlock Holmes Hadir di Bugis Town Singapura Lewat Pengalaman Immersif Resmi Pertama di Dunia

Singapura, Venuemagz.com -- Sebuah kasus pembunuhan fiktif kini menjadi pusat pengalaman wisata interaktif terbaru...