BerandaNewsGenjot Wisata Asal Indonesia, Tourism Malaysia Luncurkan Jom Liburan ke Malaysia

Genjot Wisata Asal Indonesia, Tourism Malaysia Luncurkan Jom Liburan ke Malaysia

Published on

spot_img

Tourism Malaysia berkolaborasi dengan Amos Tour Indonesia, Travel Wholesale Center (TWC) dan Bukatravel.id meluncurkan program “Jom, Liburan ke Malaysia” yang menawarkan berbagai paket wisata dan benefit istimewa kepada 2.871 travel agent anggota Travel Wholesale Center (TWC)dan Bukatravel.id.

“Jom Liburan ke Malaysia” adalah program promosi destinasi Malaysia untuk tujuan destinasi wisata yang aman dikunjungi.

Kurniawan Halim, CEO Amos Tour Indonesia, menjelaskan, program promosi ini tahap awal akan dibuka selama tiga bulan. Program ini menawarkan berbagai paket wisata di berbagai destinasi favorit orang Indonesia, seperti Kuala Lumpur, Genting Highland, Melaka, dan Penang yang bisa didapatkan melalui pembelian di travel agent anggota TWC dengan harga termurah mulai Rp1,9 juta untuk land tour dan Rp3,6 juta untuk paket wisata termasuk tiket pesawat.

BACA JUGA:  Genjot Turis Asal Indonesia, Tourism Malaysia Jakarta Gelar Sales Mission

Travel agent bisa mendapat cashback dari setiap booking yang dilakukan mulai dari Rp50.000 per orang untuk tiket pesawat, hotel dan tiket atraksi seperti Legoland dan Genting Skyworld, dan Rp155.000 per orang untuk setiap pembelian paket wisata.

“Harapannya travel agent anggota TWC akan lebih aktif menjual paket wisata, hotel, dan tiket atraksi di Malaysia kepada customer-customer mereka,” kata Halim.

BACA JUGA:  The School of Revenue Tingkatkan Kualitas SDM Perhotelan

Junus Suhid, Direktur Tourism Malaysia Jakarta, menjelaskan bahwa Malaysia sudah dibuka sepenuhnya untuk tujuan wisata. TourismMalaysia mengambil peluang tersebut untuk bekerja sama dengan Amos Tour Indonesia, Travel Wholesale Center (TWC), dan Bukatravel.id untuk semakin menarik minat wisatawan Indonesia datang ke Malaysia.

“Sesuai dengan aturan baru masuk ke Malaysia mulai 1 April 2022, wisatawan tidak perlu tes PCR, tidak ada lagi karantina, tidak perlu asuransi, dan tidak melihat status vaksinasi. Wisatawan hanya perlu mengunduh aplikasi MySejahtera,” jelas Junus.

BACA JUGA:  Sukamdani Sahid: Menyongsong Kebangkitan Kedua

Tahun ini Malaysia menargetkan sebanyak 4,5 juta wisatawan internasional masuk ke Malaysia. Indonesia merupakan market yang utama penyumbang angka kunjungan wisatawan terbesar setelah Singapura. Sejak beralih ke fase endemik dan membuka pintu masuk pada 1 April 2022. Hingga Juli 2022, Malaysia telah dikunjungi oleh 434.000 wisatawan dari Indonesia. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan semakin bertambahnya frekuensi penerbangan dan pembukaan rute baru penerbangan.

Indonesia Bidik Pariwisata Bernilai Tinggi, MICE Jadi Kunci Perpanjang Masa Tinggal Wisatawan

Jakarta, Venuemagz.com – Industri pariwisata Indonesia menghadapi perubahan besar dalam perilaku wisatawan. Wisatawan kini...

IFEX 2027 Segera Digelar, Gabungkan Inspirasi Desain dan Rantai Pasok Industri Furnitur

Jakarta, Venuemagz.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo mengumumkan...

Menpar: WITF 2026 Jadi Jembatan Produk Pariwisata Indonesia ke Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya menghubungkan produk...

WITF 2026 Hadirkan Ratusan Buyer, Perkuat Pariwisata Indonesia di Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com – Di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi mobilitas dan industri pariwisata...

Genjot Turis Asal Indonesia, Tourism Malaysia Jakarta Gelar Sales Mission

Tourism Malaysia dan Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia berkolaborasi menggelar kegiatan kunjungan kerja...